Sistem rompi pendingin dikembangkan setelah Grand Prix Qatar 2023 yang kontroversial, di mana suhu panas ekstrem membuat beberapa pengemudi memerlukan perawatan medis.
Varian teknologi ini telah digunakan dalam balap mobil sport selama bertahun-tahun, tetapi para pembalap masih khawatir akan bobot dan kenyamanan yang kurang.
George Russell adalah pembalap pertama yang menggunakan rompi pendingin generasi terbaru di F1, menguji coba sistem ini di Grand Prix Bahrain tahun ini.
Baca Juga: Lewis Hamilton Berduka, Roscoe Meninggal dalam Pelukannya
Ia memuji sistem ini tidak hanya meningkatkan kenyamanannya di tengah panasnya gurun, tetapi juga mempertahankan ketajaman mental yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah kelistrikan yang serius dalam perjalanannya menuju finis kedua yang luar biasa.
"Tentu saja selalu ada ruang untuk perbaikan," ujarnya setelahnya.
"Tetapi bagi kami sebagai tim, mereka telah bekerja keras dan memiliki keyakinan bahwa sistem ini akan berfungsi sehingga saya ingin mencobanya. Sejauh ini, baik-baik saja," ujar Russell.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Tiga Fakta Mengejutkan yang Bikin Grand Prix F1 Italia Jadi Terasa Istimewa
Fernando Alonso Galau, Tahun 2026 Kemungkinan Jadi Tahun Terakhirnya di Balap F1
Mercedes-Benz 190 E 1985 Mobil Harian Legenda Balap F1 Ayrton Senna akan Dilelang
Porsche 911 GT2 RS Clubsport Milik Pembalap F1 Max Verstappen Dilelang, Berminat?