f1

Dipecat Red Bull, Ini Pilihan Karier yang Bakal Dilakoni Christian Horner

Kamis, 10 Juli 2025 | 20:57 WIB
Christian Horner dipecat Red Bull (Red Bull Content Pool)

Akan agak sulit membayangkan Horner masuk ke tim yang sedang kesulitan dengan struktur kekuasaan seperti itu, tetapi akan menjadi tanda ambisi Alpine jika mereka ingin merekrut seseorang dengan CV seperti Horner.

Lokasi Enstone pun hanya berjarak selemparan batu dari rumah Horner, dan prospek membangun proyek yang sukses hampir dari nol mungkin akan membuatnya tergoda.

Berganti Haluan
Mungkinkah Horner berganti haluan? Ada banyak peran di FIA atau Formula 1 itu sendiri yang bisa ia jalani dengan mulus.

Baca Juga: Christian Horner Tinggalkan Red Bull Racing, Pengabdian 20 Tahun Hilang Sekejap

Ia mungkin belum mengumpulkan cukup dukungan untuk mencalonkan diri sebagai presiden FIA, tetapi ada banyak contoh lain mantan bos tim yang kemudian bekerja untuk otoritas tersebut.

Jean Todt, Ross Brawn, dan CEO sekaligus presiden F1 saat ini, Stefano Domenicali, semuanya beralih dari pitwall ke belakang meja. Jadi mengapa Horner tidak?

Ia cukup tahu tentang setiap tim, setiap bisnis di paddock F1 yang terkenal 'klub piranha' dan bisa menjadi tambahan yang berguna bagi jajaran petinggi.

Baca Juga: Mengenal Laurent Mekies, CEO Baru Tim F1 Red Bull Racing Pengganti Christian Horner

Komentator Balap
Christian Horner menghabiskan 20 tahun di Red Bull, mengawasi sebanyak 406 grand prix untuk tim dan membantu meraih enam gelar konstruktor dan delapan gelar juara pembalap.

Sepanjang masa itu, stasiun TV Sky Sports menjadikan Horner sebagai salah satu narasumber langganannya.

Ia akan muncul di TV sebelum kualifikasi, setelah kualifikasi, sebelum balapan, selama balapan, dan setelah balapan.

Baca Juga: Rekam Jejak Pertemuan Chelsea FC vs PSG Sebelum Final Piala Dunia Antarklub Berlangsung

Horner sangat paham dan mengetahui pentingnya waktu tayang untuk menyampaikan pesan yang ingin ia dan tim sampaikan.

Mungkinkah ia kemudian terjun ke dunia pertelevisian secara penuh waktu? Sky telah mengubah susunan staf untuk program F1-nya belakangan ini untuk menyegarkan produk tersebut.

Tentunya, dengan Horner yang tampil sebagai komentator F1 itu akan semakin meningkatkan gengsi balapan dan stasiun TV ini.

Halaman:

Tags

Terkini