Seragam ini melambangkan pertumbuhan serta permulaan era baru bagi tim nasional Denmark.
Direktur Komersial DBU, Birgitte Mabeck, menekankan bahwa meskipun Euro 1988 merupakan turnamen yang mengecewakan dalam hal hasil pertandingan, momen itu tetap menjadi titik penting dalam sejarah sepak bola Denmark.
"Euro 1988 mungkin mengecewakan dalam hal pencapaian, tetapi turnamen ini juga menandai awal dari era baru bagi sepak bola Denmark."
"Bersama Hummel, kami bangga menghadirkan kembali jersey ini, bukan hanya sebagai penghormatan kepada para pemain yang mengenakannya saat itu, tetapi juga sebagai pengingat akan periode yang membuka jalan bagi masa depan sepak bola Denmark," ungkap Mabeck.
Baca Juga: Tangani Timnas Indonesia Patrick Kluivert Siapkan Tim Terbaik di Belakang Layar
Ia berharap bahwa para penggemar akan menyambut baik kehadiran kembali jersey ini dan turut serta dalam merayakan salah satu bab penting dalam sejarah tim nasional Denmark.
Peluncuran ulang jersey ikonik Euro 1988 ini bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi juga untuk merayakan perjalanan panjang sepak bola Denmark hingga saat ini.
Dengan desain khas gaya 80-an yang berani, seragam ini menjadi bagian dari identitas sepak bola Denmark yang terus berkembang.
Baca Juga: Paul Munster Kecewa Persebaya Gagal Kalahkan PSIS Semarang di Pekan ke-27 Liga 1
Dengan kembalinya jersey ini ke pasaran, para penggemar kini memiliki kesempatan untuk mengenakan kembali simbol dari era transisi yang membawa Denmark menuju kejayaan di kompetisi sepak bola internasional.
Artikel Terkait
Perjuangan Berat Fede Valverde dan Lucas Vazquez Eksekusi Penalti di laga Real Madrid vs Atletico
Penyerang Barcelona Rapinha Jadi Top Skor Liga Champions, Koleksi Golnya Bisa Jadi Bertambah
Prediksi Manchester United Vs Real Sociedad: Amorim Alihkan Perhatian dari Kesulitan
Prediksi Chelsea Vs FC Copenhagen: Kevin Diks Dapat Peran Penting
Perempat Final Liga Champions Inter Milan vs Bayern Munchen, Inzaghi: Ini akan Jadi Pertandingan yang Sulit