Sementara itu, Marco Mueller selaku Senior Director Product Line Management Teamsport Apparel PUMA, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pendekatan yang lebih dalam terhadap sejarah dan simbol ikonik AC Milan.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan yang Jadi Penyebab Diogo Jota Meninggal Dunia
“Jersey tandang warna putih memang tak bisa dipisahkan dari Milan."
"Namun tahun ini kami ingin menyuntikkan energi baru lewat tema iblis dan simbol Diavoletto yang khas,” kata Mueller.
Dengan kombinasi warna putih bersih, aksen merah dan hitam yang tajam, serta simbol ikonik Diavoletto, jersey ini digadang-gadang akan membawa “api” baru bagi skuad AC Milan dalam mengarungi musim kompetisi Serie A mendatang.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Unggah Penghormatan Emosional Mengharukan untuk Diogo Jota
Baik bagi pemain di lapangan maupun fans di tribun, jersey ini menjadi simbol semangat juang, warisan budaya, dan ambisi besar klub untuk terus menorehkan sejarah.
Artikel Terkait
Kevin Diks Resmi Gabung Borussia Monchengladbach, Catatkan Sejarah untuk Indonesia di Bundesliga
Transformasi Digital Liga Primer Kini Hadir dengan Aplikasi yang Semakin Interaktif
Oxford United Bawa Marselino Ferdinan dan Ole Romeny ke Indonesia untuk Piala Presiden 2025
Gerald Vanenburg Yakin Timnas U-23 Indonesia Juara ASEAN Cup U-23 2025
Diogo Jota Meninggal Dunia karena Kecelakaan, UEFA Dapat Permintaan Khusus