Aksen hitam diterapkan secara kontras pada tiga garis ikonik adidas di bahu, logo apparel, serta detail lainnya.
Baca Juga: Tes Medis Thom Haye di Persib Lancar, Siap Tampil di Super League
Yang membuat kostum ini semakin istimewa adalah hadirnya lambang lama AS Roma.
Logo klasik yang digunakan dominan pada periode 1988 hingga 1996 itu kembali dihadirkan, memberi sentuhan nostalgia bagi para penggemar setia.
Kehadiran elemen vintage ini juga menjadi strategi adidas untuk menjaga ikatan emosional antara klub dan suporternya.
Baca Juga: Peter de Roo Kecewa, Sebut Persis Solo Tampil Buruk Lawan Bhayangkara
Peluncuran jersey ini tidak sekadar memperkenalkan kostum baru, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah dan identitas Kota Roma.
Dengan mengangkat mitologi sebagai inspirasi utama, AS Roma berusaha memperlihatkan keterikatan kuat antara budaya kuno dan semangat modern.
Bagi para penggemar, kostum ini bukan hanya seragam tandang, tetapi juga simbol kebanggaan.
Baca Juga: Federico Barba Pilih Nomor 93 di Persib Bandung, Penuh Kenangan Sejak di Italia
Menggunakan jersey ini berarti membawa semangat Mars dan warisan Romawi ke dalam setiap laga, sejalan dengan ambisi Giallorossi untuk berprestasi lebih tinggi di musim 2025-2026.
Jersey tandang terbaru AS Roma kini sudah tersedia melalui kanal resmi klub.
Para suporter dapat memiliki bagian dari kisah panjang Roma yang terjalin erat dengan kekuatan mitologi dan identitas abadi.
Artikel Terkait
Pelatih Dewa Unted Banten FC Jan Olde Riekerink Yakin Timnya akan Menang Melawan Persija
Bek Persib Zalnando Dipinjamkan ke Persita untuk Super League 2025/26
Kejuaraan Catur BPK Penabur Jadi Momentum Pencarian Bakat Atlet Muda Bertalenta
Alot, Timnas Indonesia Putri U16 Berikan Perlawanan Sengit ke Vietnam yang Menang Penalti
Persik Kediri Redam PSBS Biak, Gol Menit Terakhir Buyarkan Ambisi Tim Badai Pasifik