Bukan Sekadar Seragam, Jersei Korea Selatan Gabungkan Kaligrafi Tradisional dan Teknologi Modern

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 19 Maret 2026 | 23:59 WIB
Jersey Korea Selatan untuk Piala Dunia 2026. (Soccer Bible)
Jersey Korea Selatan untuk Piala Dunia 2026. (Soccer Bible)

SportlinkNews - Julukan Taeguk Warriors akan tetap identik dengan warna merah, namun kali ini ada sentuhan violet yang memberikan kesan segar dan baru. Nike secara resmi memperkenalkan seragam tempur Timnas Korea Selatan untuk menyongsong Piala Dunia 2026.

Peluncuran ini menarik perhatian besar karena desain yang diusung mencoba menggali lebih dalam kekayaan tradisi dan budaya lokal Korea Selatan. Nike berusaha menerjemahkan identitas bangsa ke dalam selembar kain yang akan dikenakan oleh Son Heung-min dan kawan-kawan di panggung dunia.

Untuk jersei kandang, produsen asal Amerika Serikat ini tetap mempertahankan formula klasik yang sudah teruji. Atasan berwarna merah berani dihiasi dengan pola garis harimau yang lebih gelap, mengambil inspirasi langsung dari macan putih sebagai simbol legendaris Federasi Sepak Bola Korea (KFA).

Baca Juga: Frans Putros Bakal Tinggalkan Persib Demi Bawa Timnas Irak Lolos Piala Dunia 2026

Seragam utama tersebut dipadukan dengan celana pendek berwarna hitam. Kombinasi warna merah-hitam ini merupakan penghormatan terhadap identitas visual yang pertama kali dipopulerkan pada edisi Piala Dunia 2018 di Rusia, yang kini kembali dihadirkan dengan sentuhan modern.

Peter Erdahl, selaku Lead Product Line Manager Nike Football Global Apparel, menjelaskan desain ini mengusung konsep serangan mendadak harimau putih. Konsep ini mencerminkan karakter permainan Korea Selatan yang agresif namun penuh perhitungan.

Erdahl mengaku terinspirasi oleh kelincahan dan kekuatan harimau yang mampu menerkam lawan secara tak terduga di tengah kesunyian. Ia memvisualisasikan 11 "harimau putih" di lapangan yang siap melancarkan serangan kejutan kolektif terhadap lawan-lawan mereka di Piala Dunia nanti.

Baca Juga: Pembalap McLaren Lando Norris Bakal Mejeng Bareng Lewis Hamilton di Madame Tussauds London

Nike menyebut desain ini sebagai peleburan antara warisan budaya tradisional dan sensibilitas streetwear modern. Hal ini menggambarkan Korea Selatan sebagai negara yang sangat menghargai akar tradisinya, namun terus melangkah maju ke masa depan tanpa rasa takut.

Identitas tim juga diperkuat melalui penggunaan typeface atau jenis huruf khusus pada nama dan nomor punggung pemain. Desain huruf tersebut merupakan perpaduan unik antara seni kaligrafi tradisional Korea yang luwes dengan struktur desain Barat yang tegas.

Loncatan besar yang paling mencolok terlihat pada jersei tandang. Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola mereka, Korea Selatan akan menggunakan palet warna violet atau ungu secara dominan sebagai warna dasar seragam kedua.

Baca Juga: Mohamed Salah Cetak Gol ke-50 yang Bersejarah di Liga Champions

Bagian atasan jersei tandang ini dihiasi dengan pola yang terinspirasi dari kelopak bunga, yang menurut Nike melambangkan energi bunga yang sedang mekar. Tema warna violet ini diaplikasikan secara konsisten hingga ke bagian celana untuk menciptakan tampilan monokrom yang elegan.

Menariknya, pada bagian kerah dalam kedua jenis jersei tersebut, terdapat grafis khusus berupa kepala harimau dan bunga. Erdahl menyebutnya sebagai penyatuan antara "raja hutan" dan "raja bunga" sebagai simbol keseimbangan antara kekuatan fisik dan keindahan artistik.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Sport Bible

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kith & adidas Membangun Seluruh Semesta Messi

Jumat, 29 Mei 2026 | 11:24 WIB
X