SportlinkNews - Dibuat sebagai penghormatan terhadap budaya Afrika, Puma dan Olympique de Marseille telah meluncurkan koleksi terbaru OM Africa.
Kaus ini memadukan warisan budaya Afrika yang kaya dengan semangat dan semangat klub serta para penggemarnya.
Pada awal tahun 2021, Puma Udan Olympique Marseille merilis kapsul mini dengan judul OM Africa, dan menampilkan tiga jersey gaya hidup yang terinspirasi dari Afrika.
Baca Juga: Adidas, Juventus dan Swedish Girls Berkolaborasi di Milan Design Week
Hal ini disusul kemudian pada tahun yang sama dengan koleksi yang sedikit diperluas yang menampilkan pakaian olahraga.
Kini mereka kembali dengan tindak lanjut yang telah lama ditunggu-tunggu, terus merayakan hubungan kuat antara benua ini dan klub.
Koleksinya kembali terdiri dari tiga kaus, sebagian besar menampilkan warna merah-kuning-hijau, yang terdapat di banyak bendera Afrika, sekaligus memadukan warna biru langit tradisional Olympique de Marseille.
Baca Juga: Shin Tae-yong Tidak Senang Tim U-23 Indonesia Bertemu Korea di Perempat Final Piala Asia U-23
Selain jersey, terdapat juga topi ember dan aksesoris lainnya, sedangkan edisi khusus jersey kandang klub 20/24 tersedia dengan lambang OM Afrika yang ditempatkan dengan bangga di tengah dada.
Melalui dua video di platform sosial klub, hubungan yang tidak terputus antara Afrika dan Marseille disorot.
Lihat postingan ini di Instagram
Video-video tersebut mempertemukan para penggemar asal Afrika, berbagi cerita, dan dengan demikian memberikan penghormatan terhadap pengaruh budaya yang secara inheren ada antara klub Prancis dan Afrika.
Dan pengaruh inilah yang menginspirasi penduduk Marseilla – baik pemain maupun penggemar – dan inilah alasan mengapa klub dan Puma sangat ingin merayakan hubungan ini.
Artikel Terkait
Simbol Kemenangan Serie A: Dari Scudetto Hingga Bintang Emas
Republik Sepak Bola Indonesia
BCL Asia 2024: Pelita Jaya Amankan Satu Kemenangan di Ronde 2
Pasar Pembalap Formula 1: Dari Audi yang Agresif Hingga Mercedes yang Tetap Tenang
Timnas U-23 Indonesia Dianggap Kuda Hitam di Antara 8 Tim Perempat Final Piala Asia U-23