Lambang klub diganti dengan branding House of Error, yang juga menampilkan fitur besar dan berani di bagian belakang setiap desain.
Koleksi yang kini terdiri dari empat bagian ini diambil gambarnya di Pyrenees oleh Tom Emmerson.
Dengan para model yang menciptakan kembali momen-momen ikonik dari permainan indah tersebut, seperti aksi terakhir Zidane yang terkenal sebagai pemain profesional, dengan latar belakang puncak pegunungan yang megah.
Artikel Terkait
PON Aceh-Sumut 2024, Ade Lukman Sebut Media dan Humas Penyambung Lidah ke Masyarakat
Jawa Timur Tak Mustahil Juara PON XXI Aceh-Sumut 2024
Wasit dan VAR Mendadak Viral, Warganet Mencak-mencak
Timnas U-23 Indonesia Belum Berakhir...
Kalah dari Uzbekistan, Garuda Muda Masih Berpeluang Lolos ke Olimpiade 2024
Skuad DBL Indonesia All-Star 2024 Berasal dari Banyak Daerah, Optimis Masa Depan Basket Indonesia