SportlinkNews - Untuk meningkatkan kesadaran akan dampak berbahaya dari kekeringan yang disebabkan oleh perubahan iklim, Real Betis dan Hummel telah meluncurkan edisi khusus baru Forever Green.
Penghijauan pada dasarnya bukanlah hal yang sulit dilakukan, tapi membutuhkan kesadaran bahwa perlu untuk dilakukan agar dapat menjaga kelestarian lingkungan.
Hijau adalah warna yang menggambarkan kehidupan, keseimbangan dan keindahan. Begitu juga dengan penghijauan yang merupakan praktik menanam pohon dan vegetasi untuk meningkatkan kehijauan di lingkungan.
Baca Juga: PSG Pamer Seragam Kandang Baru Vs Toulouse Minggu Ini
Tanaman mengambil karbon dioksida (CO2) dari udara selama proses fotosintesis dan menghasilkan oksigen (O2). Hal ini membantu menjaga keseimbangan gas-gas atmosfer dan mengurangi efek rumah kaca.
Selain itu, pohon-pohon juga berperan sebagai penyerap polusi udara dan mempertahankan kualitas tanah.
Selain penampilan mereka di lapangan, Real Betis juga selalu memperhatikan isu lingkungan.
Baca Juga: Perayaan Ulang Tahun 1 Abad, Umbro Luncurkan Koleksi United by Umbro
Program lingkungan hidup mereka, Forever Green, kini memasuki tahun ketiga, dan sebagai kelanjutan dari desain seragam khusus mereka yang berfokus pada keberlanjutan musim 2021-22 dan 2022-23.
Real Betis dan mitra teknis Hummel kini telah mengungkapkan desain terbaru mereka tepat sebelum penutupan musim 2023-24.
Dicontohkan oleh Hector Bellerin, yang dikenal karena tindakan dan pernyataannya yang berdampak terhadap kesetaraan, perubahan iklim, dan keadilan sosial.
Baca Juga: Tolak Rasis dan Diskriminasi, Olahraga Indonesia Harus Naik Kelas
Paket Forever Green dirilis untuk menyoroti dampak berbahaya dari kekeringan yang disebabkan oleh perubahan iklim dan dampaknya terhadap perubahan iklim lapangan sepak bola.
Los Verdiblancos mendorong pendukungnya untuk menggunakan tanggung jawab air, karena mereka bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah ini.
Artikel Terkait
Kunjungi Shanghai University of Sports 16 Atlet Pelajar Indonesia Perdalam Teknik dan Penguasaan Atletik
Juara Dunia Tinju Kelas Berat Oleksandr Usyk Menangis, Ungkap Keadaan Malang
Media Vietnam Soroti Kelakuan Shin Tae-yong, Jadilah Pecundang yang Santun
Timnas U-23 Indonesia Disambut Spanduk Terima Kasih Garudaku, Shin Tae-yong Masih Belum Terima
MotoGP Prancis: Jorge Martin Rebut Podium Sprint Race, Marquez Lakukan Aksi Memikat di Le Mans