SportlinkNews -Berjalan-jalanlah di sekitar kampus Universitas Michigan dan Anda akan terus-menerus melihat pengingat bahwa olahraga tidak dapat disangkal telah merasuki setiap aspek kehidupan Amerika.
Atlet telah menjadi bintang selama bertahun-tahun, namun era media sosial telah mendorong pahlawan atletik kita menjadi bintang internasional sejati.
Akun Instagram pertama dan kedua yang paling banyak diikuti adalah milik atlet profesional — atlet adalah bintang terbesar di dunia, dan mereka memiliki pengaruh yang unik dan besar terhadap budaya kita. Itu termasuk fesyen.
Baca Juga: Pesona Laura Celia Valk Pacar Bellingham dalam Balutan Gaun Putih
Apakah Anda yakin bahwa budaya populer berfungsi sebagai mikrokosmos kehidupan Amerika atau sebagai cita-cita yang kita cita-citakan, kehidupan orang kaya, terkenal, dan memiliki hak istimewa sering menjadi bahan pembicaraan di semua kelas sosial, dan atlet profesional merupakan segmen yang cukup besar dari kelas influencer.
Dengan adanya influencer, muncullah tren — kita semua telah melihat diskusi tanpa akhir tentang tren TikTok dan ikonoklasme mode selebriti.
Jika Anda menganggap diskusi tentang tren dan selebritas terlalu sederhana atau norak untuk dilibatkan, Anda salah besar.
Baca Juga: LeBron James Terjun ke Bisnis Skin Care Pria, Terinspirasi dari Serial Terkenal di Amerika Serikat
Selebriti adalah manusia yang paling banyak dipublikasikan, dibicarakan, dan diejek di muka bumi — lihat saja Travis Kelce dan Taylor Swift. Mengabaikannya berarti mengabaikan sebagian besar budaya populer.
Fashion pria dan wanita memiliki jalur yang berbeda. Blogger pakaian pria biasanya beroperasi di salah satu dari dua topik: pakaian pria tradisional, à la jas, dasi, dan kotak saku; atau streetwear, lengkap dengan sepatu atletik, jaket bomber, dan pakaian lain yang sebelumnya dihindari oleh para pecinta pakaian pria.
Atlet profesional, sering kali, menjembatani kesenjangan antara dua budaya kutub ini. Ingat reaksi Twitter terhadap setelan Thom Browne yang terkenal dari LeBron James?
Baca Juga: Toni Kroos Pensiun, Real Madrid Sudah Punya Pengganti Berjuluk Messi dari Turki
Leluconnya banyak sekali, hinaannya kreatif, dan percakapannya hidup, dengan pengguna Twitter membandingkannya dengan Pangeran George dari Wales dan AC/DC — semua karena seorang atlet profesional mengenakan pakaian yang berani melanggar norma.
Setelan LeBron James memberi tahu kita lebih dari sekadar keputusan fesyennya yang berani dan seleranya yang mahal.
Artikel Terkait
Xavi Hernandez Stres di Barcelona, Nasibnya Ditentukan Pekan Depan
7 Bos Pengganti Pochettino di Chelsea, Bandar Judi Favoritkan De Zerbi hingga Mourinho
Toni Kroos Pensiun, Penghormatan Tulus Luka Modric Sangat Menyentuh
Filipina Senang Bisa Segrup dengan dengan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024, sampai Merasa Akrab
Irak Sudah Rilis 26 Pemain untuk Lawan Timnas Indonesia, Jebolan Akademi Man United Ikut Lagi