“Tetapi saya tahu bagi saya, saya suka mencoba hal-hal baru dan bekerja dengan orang-orang baru, dan ide-ide baru– saya pikir itulah mode, bukan? Itu selalu berkembang, selalu berubah, jadi kita lihat saja ke mana arahnya.”
Untuk pemotretan, Kelsey dan Brittany "mencoba banyak hal yang berbeda," menurut Kelsey. "Tapi saya seorang gadis yang serba hitam– yang akhirnya cocok sekali dengan botol alkali Smartwater.
Saat itu juga ada New York Fashion Week jadi saya seperti 'Britt, kita harus sedikit lebih berani.' Saya sangat menyukai model yang kami pilih. Seksi dan edgy tapi tetap saja saya."
Baca Juga: Kapolri Berikan Penghargaan Kepada Atlet Peraih Medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024
Kelsey menekankan kekuatan mode dalam mengekspresikan individualitas, sementara dia suka memakai monokrom hitam khasnya.
"Saya ingin menjadi seseorang yang bisa mengenakan banyak genre yang berbeda– sporty, edgy, seksi, berkelas, sederhana," katanya.
"Itulah yang membuat mode begitu keren, Anda bisa menjadi sangat kreatif dan mencoba hal-hal baru untuk melihat apa yang cocok untuk Anda."
Kelsey selalu memperhatikan berbagai hal, mendapatkan ide-ide baru, dan menemukan inspirasi. Pada dasarnya, dia terbuka untuk mencoba hal-hal baru dan terus berkembang. Sebagai seorang atlet, dia selalu berusaha untuk berkembang. Hal yang sama juga berlaku untuk selera busananya.
Dorongan untuk terus berkembang dan berevolusi ini terbukti di kedua bidang bagi Kelsey.
Setelah cedera tendon Achilles yang parah pada tahun 2020, ia menyesuaikan diri dengan peran sebagai pemain pengganti dan meraih penghargaan Pemain Terbaik Keenam Tahun Ini pada tahun 2021.
Setelah kembali ke susunan pemain inti untuk musim 2022, Kelsey memimpin tim dalam hal perolehan skor bersama legenda yang sedang berkembang yaitu A’ja Wilson, yang mendorong Aces meraih gelar pertama mereka.
Baca Juga: Terungkap Foto Proyek Renovasi Old Trafford dengan Biaya Rp40 Triliun
Saat A’ja melanjutkan perjalanannya menuju status GOAT, meraih MVP lainnya tahun ini, Kelsey terus menyesuaikan diri dan berevolusi.
Tahun ini ia mempertahankan pukulan mencetak golnya yang khas, dengan mencetak 17,8 poin per pertandingan di tim dengan skor tertinggi di liga, sembari menjelajahi celah-celah ruang yang ada bersama kecemerlangan Wilson yang luar biasa dalam permainan jarak menengah.
Artikel Terkait
Indra Sjafri Coret Arkhan Kaka dari Timnas U-20 Indonesia, Ini Alasannya
Gasperini Kecam Atalanta yang Melempem setelah Kalah 3-2 dari Como
Real Madrid Telan Korban Kelima, Bos Alaves Marah dengan Keputusan Wasit
Carlo Ancelotti Buka Suara Soal Kekhawatiran Cedera Kylian Mbappe
Kapolri Berikan Penghargaan Kepada Atlet Peraih Medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024