Macron memutuskan untuk menggunakan simbol ‘BFC’ dan ‘1909’ yang diambil dari lambang tradisional Bologna FC 1909, memberikan sentuhan klasik namun tetap selaras dengan estetika modern yang diusung jersey ini.
Baca Juga: Dapat Sponsor Baru, Guardians Of The Ball akan Bawa Penggemar Atletico Madrid ke Dunia Metaverse
Inovasi ini, meskipun tampak sederhana, memperlihatkan komitmen Macron dan Bologna dalam menggabungkan tradisi dan perkembangan tren desain kontemporer.
Secara keseluruhan, jersey ketiga Bologna musim ini berhasil menggabungkan elemen seni modern dengan nilai sejarah dan identitas klub, serta komitmen kuat terhadap keberlanjutan.
Dengan desain yang terinspirasi dari seni kontemporer dan pemanfaatan bahan ramah lingkungan, Bologna FC dan Macron telah memperkenalkan inovasi berani dalam industri jersey sepak bola.
Baca Juga: Upaya Keras LaLiga dan Kementerian Spanyol Perangi Ujaran Kebencian dan Rasis dalam Olahraga
Selain mengusung tampilan estetika yang menarik, jersey ini juga menjadi perwujudan dari dedikasi Bologna dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui penggunaan bahan daur ulang.
Desain ini bukan hanya menunjukkan identitas Bologna di lapangan, tetapi juga mengomunikasikan nilai-nilai yang lebih luas seperti estetika modern dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Kehadiran jersey ketiga Bologna dengan sentuhan dari Macron ini tidak hanya akan memperkuat ikatan antara tim dan penggemar, tetapi juga menempatkan Bologna FC sebagai salah satu klub yang peduli terhadap inovasi dan keberlanjutan di industri sepak bola.***
Artikel Terkait
Jelang El Clasico Madrid vs Barca, Carlo Ancelotti Tidak Punya Pesan Khusus untuk Mbappe
Carlo Ancelotti Menilai Barca Alami Perubahan Filosofi dan Sebut Lamine Yamal Pemain yang Berbahaya
Jelang El Clasico, Hansi Flick: Kami akan Mempersulit Lawan untuk Bermain!
Rekam Jejak El Clasico, Real Madrid Masih Perkasa
Analisis Statistik El Clasico Barca vs Madrid Bikin Penasaran 650 Juta Penonton di Seluruh Dunia