Untuk mempromosikan jam tangan ini, Lincoln City melibatkan pemain mereka, Lewis Montsma, yang berpose dengan pesawat Lancaster ikonik.
Baca Juga: Yamaha Dihantam Masalah Sepanjang 2024, Fabio Quartararo Tetap Tenang Hadapi MotoGP 2025
Pemotretan dilakukan oleh fotografer klub, Chris Vaughan, yang juga memberi kesempatan bagi Montsma untuk duduk di belakang kemudi pesawat legendaris tersebut.
Ini menjadi momen spesial bagi klub, yang tidak hanya merayakan warisan olahraga mereka tetapi juga mempererat ikatan dengan sejarah militer Inggris.
Kolaborasi antara Lincoln City dan Roskopf ini menambah dimensi baru dalam dunia sepak bola, di mana klub tidak hanya dikenal melalui prestasi di lapangan, tetapi juga melalui keterlibatannya dengan komunitas lokal dan penghormatan terhadap sejarah.
Baca Juga: Liverpool FC Sumbangkan Rp12 Miliar untuk Program Magang dan Pembukaan Lapangan Kerja
Jam tangan ini bukan hanya aksesori, tetapi juga simbol kebanggaan dan penghormatan terhadap masa lalu yang membentuk kota dan klub tersebut.
Dengan diluncurkannya jam tangan Lancaster edisi terbatas ini, Lincoln City berhasil memperkenalkan sebuah produk yang menghubungkan dunia sepak bola dengan sejarah besar Perang Dunia II.
Kolaborasi ini bukan hanya menunjukkan bagaimana olahraga dan warisan sejarah dapat berjalan beriringan, tetapi juga memberikan penghormatan yang mendalam kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk kebebasan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga 1 2024/2025 Pekan ke-12, Menanti Kebangkitan Persis Solo
Jam tangan ini menjadi simbol dari kebanggaan lokal yang kaya dan tidak akan terlupakan bagi mereka yang memiliki kesempatan untuk memilikinya.***
Artikel Terkait
Jelang Derbi Suramadu: Pelatih Persebaya Pesan Jangan Remehkan Madura United
David da Silva Tampil sebagai Pembeda di AFC Champions League Two
Jalani Laga Berat Bek Andalan PSS Asal Brasil Yakin Timnya Segera Bangkit
Gustavo Franca Tidak Menyangka Liga 1 Sangat Kompetitif
Pertama Kali Lolos Semifinal AFF Women's Cup, PSSI Beri Suntikan Semangat ke Timnas Putri