Tampil Menawan, Bermain dengan Baik: Mode dan Olahraga Saling Terkait

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 3 Januari 2025 | 11:05 WIB
Pelatih kepala bola basket wanita FAU Jennifer Sullivan acap mengutamakan mode di lapangan.
Pelatih kepala bola basket wanita FAU Jennifer Sullivan acap mengutamakan mode di lapangan.


Sportlinknews - Pakaian lebih dari sekadar apa yang terlihat. Bukan sekadar potongan kain yang disatukan untuk membuat pakaian.

Sebaliknya, mode mengungkapkan pesan yang lebih kuat tentang bagaimana orang berpikir, merasa, dan bertindak dalam masyarakat. Dapat dikatakan bahwa pakaian yang dikenakan seseorang memberikan gambaran tentang siapa orang tersebut.

“Susunan dan warna kain memungkinkan orang untuk mengkategorikan diri mereka berdasarkan kepribadian mereka,” kata Kyler Dixon, kepala penata gaya di Fashion Forward, Universitas Florida Atlantic.

Baca Juga: Mode Berani Lewis Hamilton Dikecam Aneh dan Tidak Pantas

Anda tidak perlu menjadi ikon mode untuk mengenakan pakaian yang membuat pernyataan. Jika pakaian yang dikenakan seseorang autentik dengan kreativitas dan ekspresi mereka, maka apa pun yang dikenakan akan cocok.

Mungkin tampak seperti mode dan olahraga tidak sejalan, tetapi keduanya memiliki pengaruh langsung terhadap yang lain. Dalam hal ekspresi, sementara atlet dapat mengekspresikan diri mereka melalui permainan, pakaian memberi mereka cara lain untuk bermain.

Banyak orang memperhatikan bagaimana para profesional memilih untuk membawa diri dan hal itu dapat memengaruhi karier mereka.

Baca Juga: Latihan di Ketinggian: Kelebihan, Kekurangan, dan Perannya dalam Sport Science

Bahkan sejak tahun 1990-an, olahraga dan mode menjadi saling terkait saat atlet dan pelatih mencoba membangun merek mereka dan mengekspresikan diri melalui mode.

Selama masa jabatannya sebagai pelatih kepala Los Angeles Lakers NBA, Pat Riley, yang sekarang menjadi presiden tim Miami Heat, dikenal karena pilihannya mengenakan jas selama pertandingan. Riley sering terlihat di bangku cadangan Lakers saat memimpin permainan sambil mengenakan jas Giorgio Armani seharga $1.000.

Deion Sanders, anggota NFL Hall of Fame, yang sekarang menjadi pelatih kepala sepak bola di University of Colorado, dikenal karena gaya pribadinya, serta kemampuan bermainnya yang tak tertandingi, sepanjang kariernya.

Baca Juga: Real Madrid Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Koleksi Eksklusif Bertema Tahun Ular

Foto Sanders saat menerima panggilan telepon selama Draft NFL 1994, mengenakan pakaian olahraga nilon dan kacamata hitam, yang ditutupi rantai emas, menjadi identik dengan Sanders seperti julukannya "Prime Time."

Ia terobsesi dengan gayanya di dalam dan luar lapangan, dan dikreditkan dengan kutipan, "Jika Anda terlihat bagus, Anda merasa bagus. Jika Anda merasa bagus, Anda bermain bagus. Jika Anda bermain bagus, mereka membayar dengan bagus."

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: upressonline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kith & adidas Membangun Seluruh Semesta Messi

Jumat, 29 Mei 2026 | 11:24 WIB
X