Chelsea Kenalkan Jersey Pre-Match Edisi Tahun Baru Imlek, Gabungkan Simbolisme Budaya Timur dan Barat

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 23:30 WIB
Nike dan Chelsea melakukan kolaborasi jersey pre-match edisi Tahun Baru Imlek yang menggabungkan simbolisme budaya Timur dan Barat. (SOCCERBIBLE)
Nike dan Chelsea melakukan kolaborasi jersey pre-match edisi Tahun Baru Imlek yang menggabungkan simbolisme budaya Timur dan Barat. (SOCCERBIBLE)

Ular tersebut digambarkan melengkung mengikuti jalur Sungai Thames yang membelah kota London—sebuah penghormatan terhadap fondasi kota tersebut.

Baca Juga: Barito Putera Siapkan Perlawanan Sengit Hadapi Persebaya di Pekan ke-20 Liga 1 2024/2025

Sebagai penanda lebih lanjut, label emas edisi terbatas menonjolkan lokasi Stamford Bridge dalam desain ini, menegaskan warisan Chelsea dalam karya seni yang dapat dikenakan ini.

Koneksi Jacky Tsai dengan kota asal Chelsea sangatlah kuat.

Setelah belajar di China Academy of Art, Tsai pindah ke London untuk melanjutkan studi di Central Saint Martins, di mana visi lintas budaya-nya mulai berkembang.

Baca Juga: Kampanye Perdana Program Belajar Sport Science Bersama KONI Dimulai

Karya-karyanya yang dipamerkan secara global sering kali menantang persepsi dengan mengharmoniskan tradisi Timur dan estetika Barat, menciptakan dialog baru tentang fusi budaya.

Hal ini tercermin jelas dalam detailing emas pada jersey ini, simbol dari kemakmuran dan awal yang baru menyambut Tahun Baru Imlek.

Sungai Thames sendiri memiliki arti penting bagi Tsai, sebagai benang penghubung di salah satu kota paling dinamis di dunia, dengan Chelsea Football Club sebagai jantungnya.

Baca Juga: KTM Diambang Kebangkrutan, Kreditur Ajukan Klaim 2,2 Miliar Euro

Koneksi ini menjadi metafora yang sempurna untuk desain jersey, yang menghubungkan benua dan budaya.

Selain daya tarik desainnya, setiap jersey juga dibuat secara hand-made di Inggris, memberikan sentuhan unik yang berbeda dari produk massal yang biasa ditemukan di pasar.

Proses pembuatan yang dilakukan tangan ini memastikan bahwa tidak ada dua jersey yang serupa, merayakan individualitas melalui variasi halus dan ketidaksempurnaan—sebuah penghormatan terhadap kerajinan yang berkelanjutan di tengah era produksi masal.***

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: soccerbible

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kith & adidas Membangun Seluruh Semesta Messi

Jumat, 29 Mei 2026 | 11:24 WIB
X