"Ini berbeda dari yang lain, dan itulah yang menjadikannya istimewa. Saya tidak sabar untuk mengenakannya di lapangan,” ujarnya.
Baca Juga: Final Liga 2 2024-2025 PSIM Yogyakarta Vs Bhayangkara FC Resmi Digelar di Stadion Manahan Solo
Sementara itu, Reko Rennie mengungkapkan kebanggaannya dapat merancang koleksi ini.
“Bekerja untuk desain ini adalah pengalaman luar biasa karena saya bisa menghubungkan budaya First Nations dengan sepak bola, para atlet, dan penggemar yang membentuk komunitas sepak bola Australia."
"Ini adalah pencapaian besar bagi saya, dan saya sangat bersyukur bisa mewakili komunitas saya,” kata Rennie.
Bahkan, untuk pertama kalinya, Bendera Aborigin hadir dalam desain jersey kandang dan tandang, menjadi simbol pengakuan dan penghormatan yang melekat dalam identitas tim nasional Australia.
Selain jersey utama, koleksi ini juga menghadirkan jaket anthem yang membawa kisah First Nations ke dalam dunia fesyen streetwear.
Jaket ini hadir dengan motif pink yang mencolok dalam desain oversized vintage, memadukan warisan budaya dengan gaya modern.
Baca Juga: Duel Panas Derbi Madrid Warnai Babak 16 Besar Liga Champions, Siapa yang Bakal Menang?
Tidak berhenti di situ, koleksi lengkap gaya hidup akan dirilis pada April 2025.
Koleksi ini mencakup fleece, jaket, dan rompi yang semuanya dirancang untuk mencerminkan energi dan semangat tim nasional Australia.
CEO Football Australia, James Johnson, menyatakan kebanggaannya atas peluncuran koleksi ini.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan 16 Besar Liga Champions Bikin Penggemar Bola di Indonesia Kurang Tidur
“Football Australia sangat bangga memperkenalkan jersey pertama yang dirancang oleh seniman First Nations, menandai momen bersejarah dalam sepak bola Australia.