Menikah, Gregoria Tunda Bulan Madu Demi All England 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 21 Februari 2025 | 22:55 WIB
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung saat tampil di Indonesia Masters 2025 awal tahun ini di Jakarta.
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung saat tampil di Indonesia Masters 2025 awal tahun ini di Jakarta.

SportlinkNews - Pelatih Tunggal Putri Pelatnas PBSI, Imam Tohari mengatakan bahwa Gregoria Mariska Tunjung tetap akan berlaga di All England 2025, kendati baru menikah. 

Gregoria, Jumat ini, 21 Februari 2025 telah resmi melepas masa layang. Dia menikah dengan seorang musisi, Mikha Angelo. 

"Ya Gregoria akan tetap bermain di tur Eropa, tetapi dia hanya akan turun di All England saja," katanya.

Setelah menikah Gregoria, ujar Imam, telah komit tidak akan cuti terlebih dahulu. Dia akan kembali ke pelatnas pekan depan.

Baca Juga: Hyundai Hillstate Alami Tren Negatif Jelang Babak Playoff Liga Voli Korea

"Tidak bulan madu dulu. Ya, saya maunya Selasa atau Rabu dia sudah kembali berlatih di Pelatnas," ucapnya.

Untuk kedepannya, Imam mengaku juga telah berbicara banyak dengan Gregoria untuk mengetahui bagaimana komitmennya bersama pelatnas Cipayung.

"Saya sudah bicara, karena dia ini kan tulang punggung tunggal putri. Jadi sangat penting komitmennya," tambahnya.

Dengan persiapan yang sedikit terpotong itu, Imam menekankan latihan kepada strategi dan teknik saja. Untuk fisik, tinggal bagaimana pembawaan saat pertandingan saja.

Baca Juga: Erick Thohir : Pembangunan Tahap I Training Center PSSI di IKN Selesai

"Secara signifikan progresnya saya belum lihat. Tapi, untuk menuju ke situ memang ada, terutama sudah bisa main lebih save," imbuhnya.

"Tapi, masih banyak pula mati yang tidak perlu. Kalau teknik, dia punya, kapan saat poin masuk, kapan harus cari poin," ujarnya kemudian.

Kelebihan Gregoria sendiri menurutnya adalah pukulan yang luar biasa. Namun, bila bertemu dengan lawan yang ulet dan mematikan dilihatnya agak sulit terkadang Gregoria bisa mengatasinya.

"Jadi di poin-poin penting saya lihat masih terlalu banyak mikir, itu yang sering menimbulkan permainan tidak keluar," pukasnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X