SportlinkNews - Hummel dan Federasi Sepak Bola Denmark (DBU) resmi meluncurkan ulang jersey ikonik tim nasional Denmark dari Euro 1988 yang digelar di Jerman.
Seragam ini bukan sekadar pakaian olahraga, tetapi juga melambangkan awal dari era baru dalam sejarah sepak bola Denmark.
Kembalinya jersey ini membawa kembali nuansa nostalgia era 80-an—masa di mana tracksuit longgar dipadukan dengan kaus kaki tenis putih, gaya rambut mullet merajalela, dan kaset VHS menjadi hiburan utama.
Baca Juga: Manchester City Perluas Jangkauan di India, Gandeng RISE Worldwide untuk Kemitraan Baru
Salah satu kenangan dari era tersebut adalah Euro 1988, turnamen yang meninggalkan jejak mendalam dalam sepak bola Denmark.
Kini, jersey legendaris itu dihidupkan kembali untuk tahun 2025.
Kembalinya jersey ikonik ini tak lepas dari tingginya permintaan para penggemar Denmark.
Baca Juga: Mees Hilgers Yakin Timnas Indonesia Bisa Kejutkan Dunia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Direktur Pemasaran Hummel, Morten Lund, mengungkapkan bahwa jersey ini tetap menjadi simbol penting dalam perjalanan sepak bola Denmark, meskipun tim nasional gagal meraih kesuksesan besar di turnamen tersebut.
"Setelah banyak permintaan dari para penggemar Denmark, kami dengan bangga menghadirkan kembali jersey tim nasional dari Euro 1988."
"Meskipun jersey ini bukan bagian dari momen kemenangan terbesar Denmark, seragam ini tetap menjadi simbol dari sebuah era yang membawa sepak bola Denmark ke panggung dunia," ujar Morten Lund.
Baca Juga: Red Sparks Tunjuk Kim Seong-gi sebagai Direktur Baru, Targetkan Gelar Liga Voli Korea
Menurutnya, peluncuran ulang jersey ini memberi kesempatan bagi para penggemar untuk kembali mengenang masa kejayaan tersebut serta memiliki bagian dari sejarah sepak bola nasional.
Meskipun Denmark harus tersingkir di fase grup Euro 1988 setelah tergabung dalam "grup neraka", jersey ini tetap memiliki makna mendalam bagi perjalanan sepak bola negeri Skandinavia tersebut.