SportlinkNews - Arsenal dan adidas kembali menghadirkan kejutan dalam peluncuran jersey ketiga untuk musim 2025-2026.
Mengusung semangat masa lalu yang dikemas dengan sentuhan modern, jersey anyar ini tidak hanya sekadar seragam pertandingan, melainkan juga karya seni bernuansa klasik yang menghidupkan kembali warisan klub.
Warna dasar putih gading kembali digunakan, menyiratkan kemewahan sederhana yang kental dengan nilai historis.
Baca Juga: Torino Serius Dekati Jay Idzes, Ini Dampaknya untuk Timnas Indonesia
Pemilihan warna ini bukan tanpa alasan, sebab adidas ingin menghidupkan kembali kenangan akan jersey-legenda Arsenal di masa lampau.
Warna tersebut menjadi dasar yang kuat untuk menampilkan detail-detail ikonik yang menjadi kekuatan utama dari desain ini.
Salah satu elemen paling mencolok terletak pada aksen marun gelap yang menghiasi bagian kerah dan tiga garis khas adidas di bahu.
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Uji Kekuatan Lawan Afrika Selatan dan Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025
Warna marun ini mengingatkan pada masa kejayaan Arsenal saat masih bermarkas di Highbury, memperkuat nuansa tradisional khas London Utara yang selama ini menjadi identitas klub.
Desain kerah lipat menjadi pelengkap elegan, diberi aksen warna kuning dan marun, memberikan kesan klasik yang mengingatkan pada jersey era 80-an.
Tak hanya itu, logo adidas Trefoil yang ikonik juga kembali hadir, menggantikan logo modern adidas yang biasa digunakan di jersey masa kini.
Baca Juga: Modal Optimisme, Timnas Putri Siap Ukir Prestasi di ASEAN Women’s Championship 2025
Keputusan ini memperkuat kesan retro yang ingin ditampilkan.
Yang paling menarik, lambang klub pada jersey ini tak lagi menampilkan logo Arsenal secara utuh, melainkan hanya merujuk pada satu ikon: meriam.