Simbol ini ditempatkan berdampingan dengan logo Trefoil, mengisyaratkan nuansa awal kejayaan klub di kompetisi sepak bola Inggris.
Baca Juga: Juventus Bidik Dana 100 Juta Euro dari Penjualan Pemain Jelang Musim Baru Serie A
Tak sampai di situ, penghormatan terhadap stadion legendaris Highbury juga terasa kuat lewat detail visual yang terselip di seluruh permukaan kain.
Motif art deco yang dulu terpampang di pintu masuk Highbury kini hadir dalam bentuk grafis halus pada kain jersey serta ditampilkan kembali di bagian belakang kerah.
Dengan desain yang kaya akan simbol sejarah dan sentuhan modern yang elegan, jersey ketiga Arsenal musim ini tidak hanya disambut hangat oleh para pendukung The Gunners, tetapi juga mendapat pujian dari pecinta sepak bola secara umum.
Baca Juga: Man United Incar Dusan Vlahovic, Premier League Siap Jadi Arena Adu Tajam Striker Eropa
Kombinasi antara warisan dan inovasi membuat jersey ini tampil menonjol di tengah persaingan desain apparel klub yang kian kompetitif.
Bagi adidas dan Arsenal, jersey ini adalah bukti bahwa nostalgia bisa dihidupkan kembali tanpa kehilangan relevansinya dengan zaman sekarang.
Ini bukan sekadar kostum, melainkan pernyataan tentang identitas, kebanggaan, dan kesinambungan sejarah klub sepak bola yang penuh cerita.
Artikel Terkait
Luka Modric Hengkang, Real Madrid Pecahkan Rekor Usia Termuda Skuad
Joan Laporta Janjikan Erling Haaland dan Julian Alvarez ke Barcelona pada 2026
Fajar/Fikri Lanjut Berpasangan, Rian/Yeremia Dicoba di China Masters dan Korea Open
Indonesia Kirim 11 Wakil ke Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025, Alwi Farhan Berpeluang Lengkapi Kuota
David Singleton Kini Bangun Misi Baru di Pelita Jaya Basketball