"Melanjutkan keberhasilan strategi seragam keempat kami bersama PUMA, proyek ini menegaskan komitmen kami untuk terus mendorong batas kreativitas dan mempererat hubungan dengan para penggemar melalui cara-cara inovatif."
"Kami bangga bisa menghadirkan momen budaya ini dan mewujudkan kekuatan transformasi dari sebuah mimpi,” ujar Oettle.
Seragam yang dirilis hadir dalam dua varian warna yang berani dengan nuansa Pan-Afrika sebagai penghormatan terhadap kejayaan komunitas kulit hitam.
Baca Juga: Sempat Cedera, Kapten PSM Makassar Yuran Fernandes Berpeluang Tampil Lawan PSIS di Jatidiri
Salah satu desain menampilkan warna merah rosso corsa yang memudar menjadi hijau di bagian bawah, dipadukan dengan aksen hitam dan emas pada lengan serta kerah.
Sementara desain lainnya memiliki dasar hitam dengan gradasi hijau serta aksen merah dan kuning pada logo bordir dan kerah.
Kata “Diavoli” juga tersemat pada lambang AC Milan, sebagai penghormatan terhadap julukan historis klub.
Baca Juga: Rajawali Medan Lepas Christopher Seeley, Panggil Tyrell Corbin yang Dikenal sebagai Monster Point
Selain itu, sentuhan khas Off-White hadir dalam bentuk zip tie yang melekat pada edisi Authentic maupun Replica dari seragam ini.
Cristiano Fagnani, CEO Off-White™, menyatakan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menampilkan gaya dan inovasi, tetapi juga merayakan warisan budaya serta pengaruh komunitas kulit hitam dalam dunia olahraga dan fashion.
“Pada momen Black History Month, seragam ini menjadi simbol dari koneksi, identitas, dan kebanggaan."
Baca Juga: Kyle Walker Ungkap Mengapa Perlu Tinggalkan Man City untuk Milan
"Menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan melalui bahasa universal sepak bola dan streetwear."
"Lebih dari sekadar seragam, ini adalah pernyataan tentang keberagaman dan inklusivitas, yang menginspirasi generasi mendatang di dalam dan di luar lapangan,” ujar Fagnani.