SportlinkNews - Tottenham dinilai sebagai favorit. Klub London itu berusaha keras untuk mendapatkan tiket final Liga Europa pada Kamis 8 Mei 2025 atau Jumat dini hari WIB.
Pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa antara Bodo Glimt vs Tottenham akan berlangsung di Aspmyra Stadion. Pada leg pertama, Tottenham menang 3-1 pekan lalu.
Mengacu pada Superkomputer Opta, Tottenham sebagai favorit dengan probabilitas menang 44,5 persen dibanding 30,5 persen milik Bodo Glimt.
Baca Juga: Chelsea 1 Tottenham 0: Enzo Fernandez Perpajang Rekor Kandang yang Luar Biasa
Tapi, fakta bicara: Tottenham belum pernah menang dalam pertandingan tandang berturut-turut di kompetisi utama Eropa sejak November 2013. Melawan Bodo Glimt, setidaknya Spurs harus keluar dari kutukan tersebut.
Tidak ada tim yang mencetak lebih banyak gol kandang daripada Bodo Glimt (19) di Liga Europa musim ini.
Sejarah Masa Lalu
Tottenham berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan yang mereka mulai di kandang sendiri minggu lalu saat mereka bertandang ke Bodo Glimt untuk pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa.
Pasukan Ange Postecoglou menang 3-1 di Stadion Tottenham Hotspur dan unggul jauh menjelang pertandingan berikutnya pada hari Kamis di Stadion Aspmyra.
Baca Juga: Prediksi Manchester United Vs Athletic Bilbao: Setan Merah 98 Persen Ke Final
Sejarah masa lalu menunjukkan bahwa Spurs akan mencapai final pada 21 Mei di San Mames.
Dalam sejarah Liga Europa, sejak berganti nama untuk musim 2009-10, telah terjadi 92 kali tim memenangkan pertandingan leg pertama babak sistem gugur di kandang sendiri dengan selisih dua gol atau lebih, dan semuanya kecuali sembilan tim berhasil lolos dari pertandingan tersebut.
Kedelapan semifinalis sebelumnya yang berhasil lolos ke final.
Spurs memenangkan pertandingan tandang sebelumnya di Liga Europa dengan skor 1-0 di Eintracht Frankfurt di babak perempat final.
Baca Juga: Rekam Jejak Inter Milan dan PSG Menuju Final Liga Champions di Munich Jerman
Artikel Terkait
Arsenal Tumbang di Paris, Penggemar Soroti Pengaturan Skor Wasit Felix Zwayer
Megawati Terlalu Lebay, Media Korea Soroti Kemarahannya pada Suporter Indonesia
Teknologi AI Merevolusi Ilmu Olahraga, Bisa Sejahterahkan Atlet
Pesepakbola Wanita Brasil Berontak untuk Perubahan Besar
Duel Dewa United vs Persita Jadi Pertarungan Sengit Dua Jawara Banten di Liga 1