SportlinkNews - Manchester United meluncur ke final Liga Europa dengan mengantongi kemenangan agregat 7-1 atas Athletic Club.
Pada leg pertama United unggul 3-0 atas Athletic Club, dan di leg kedua kembali unggul 4-1. Ini tentu saja menjadi oase bagi para fans The Reds yang haus kemenangan.
Bos Manchester United Ruben Amorim memuji Athletic Club sebagai lawan yang tangguh, mengakui bahwa ia merasa skor agregat 7-1 di semifinal Liga Europa membuat The Reds tersanjung.
Baca Juga: Sahabat Megawati di Red Sparks Menangis Dibilang Pensiun karena Hamil
Ruben Amorim pun dalam keterangannya di laman resmi klub, menyampaikan apresiasi atas dukungan para fans di masa-masa sulit yang dihadapi United.
“Itulah yang paling tidak dapat kami lakukan untuk para penggemar ini, atas semua dukungan yang mereka berikan kepada kami di musim yang sulit ini," ujar Amorim.
"Namun, saya sudah merasa stres karena final, karena jika Anda tidak menang, pada akhirnya, itu tidak berarti apa-apa. Jadi, kami senang berada di sana. Mari kita lihat.”
Baca Juga: Sains Olimpiade: Olahraga Curling
Ruben Amorim menyebutkan melawan Athletic Club, United mengalami keberuntungan. "Kami sedikit beruntung di dua semifinal itu," pengakuan Amorim.
"Jika Anda melihat pertandingannya, siapa pun dapat mengerti, meskipun dengan semua situasi itu, kami pantas menang."
"Itu adalah pertandingan yang sulit dan kami sudah menduganya. Mereka sangat hebat dalam menguasai bola," ujar Amorim.
Baca Juga: Perjalanan Panjang Manchester United dan Tottenham Hotspur di Liga Europa, Siapa yang akan Menang?
"Kami sedikit kesulitan, terutama di babak pertama dan awal babak kedua."
"Jika Anda melihat hasilnya, Anda pikir itu adalah pertandingan yang mudah, tetapi itu tidak terjadi sampai gol pertama kami."
Artikel Terkait
Statistik Tottenham 1-0 Manchester United: Kemenangan Tandang Pertama Sejak Awal November
Pemain Tottenham Kompak Pakai Kaus Kaki Belang, Alasannya Mengharukan
Ruben Amorim Terinspirasi Kebangkitan Manchester United Tahun 1999
Balap MotoGP Mendarat di Sirkuit Le Mans, Dominasi Ducati akan Dapat Tantangan Berat