"Dulu Liverpool bermain di turnamen ini dan mereka juga menerima uang, tetapi tidak ada keluhan dari Klopp saat itu," kata Stoichkov seperti dikutip dari Marca.
Baca Juga: Athletic Club Hadapi Tantangan Juventus Terkait Aymeric Laporte
Ia juga menyinggung posisi Klopp saat ini yang berada di Red Bull Group, sementara klub Red Bull seperti Salzburg tidak tampil di turnamen edisi kali ini.
"Mungkin Klopp sedikit kesal karena RB Salzburg gagal lolos dan dia bagian dari Red Bull."
"Sekarang tiba-tiba dia mengeluh," ucap Stoichkov.
Pria peraih Ballon d'Or 1994 itu menambahkan, turnamen ini justru menjadi ajang prestisius bagi klub-klub dari berbagai belahan dunia.
Ia bahkan menantang kritik Klopp soal lokasi turnamen yang dianggap ekstrem dengan menyebut negara-negara Asia seperti Indonesia.
"Apa Klopp ingin main di China, Jepang, atau Indonesia? Atau dia ingin tetap ikut turnamen yang bergengsi seperti ini?" kata Stoichkov.
Baca Juga: Barcelona Tuntaskan Utang Gaji €121,7 Juta, Tutup Lembaran Kelam Era Bartomeu
Piala Dunia Klub 2025 memang menghadirkan format baru dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan jadwal yang lebih padat.
Kendati demikian, FIFA menilai turnamen ini sebagai bagian dari pengembangan sepak bola global.
Artikel Terkait
Legenda UFC Ronda Rousey Kaget dengan Tamparan Maut Stunt Marshall
4 Cara Membentuk Tubuh Ramping di Rumah Tanpa Biaya
Inter Milan Vs Fluminense, Cristian Chivu: Ini Tantangan Penting
Thailand, India, dan Taipei Geser Dominasi Cina-Jepang di Bulu Tangkis Junior Asia
Isa Warps Cetak Gol Debut dan Persembahkan untuk Nenek: "Mungkin Dia Menemani Saya dari Surga"