Kemenangan terakhir mereka diraih atas Gimcheon Sangmu dengan skor 3-2.
Baca Juga: Son Heung-min Pemain Korea yang Betah di Tottenham Hotspur Catat 450 Penampilan
Meski disebut sebagai kandidat utama pengganti Kim Pan-gon, Shin Tae-yong menolak disematkan julukan "pemadam kebakaran".
Ia bahkan mengingatkan bahwa tidak ada jaminan hasil instan jika dirinya ditunjuk sebagai pelatih di tengah musim.
"Saya sebenarnya berniat istirahat musim ini, tapi pembicaraannya datang terlalu cepat," kata Shin.
Baca Juga: Cuma Main 11 Menit, Messi Langsung Cedera Bikin Inter Miami Takut
"Namun bagaimanapun juga, saya bukan seorang pemadam kebakaran," tegasnya.
Shin dikabarkan akan dikontrak selama dua setengah musim jika resmi menerima tawaran Ulsan HD.
Selain durasi yang panjang, ia juga disebut-sebut akan menerima bayaran tertinggi di K-League.
Baca Juga: Mantan Pemain Sayap Chelsea dan Juventus, Cuadrado, Menjalani Tes Medis di Pisa
Ini tentu menjadi sinyal keseriusan klub dalam memperbaiki performa mereka di paruh kedua musim.
Kembalinya Shin Tae-yong ke K-League akan menjadi yang pertama setelah 13 tahun.
Ia terakhir kali melatih di kompetisi domestik Korea saat membesut Seongnam Ilhwa Chunma.
Sejak itu, kariernya lebih banyak berkutat di panggung internasional, termasuk bersama timnas Korea Selatan dan Indonesia.
Dengan reputasinya yang dikenal mampu membangun tim secara jangka panjang, publik Korea tentu menantikan apakah Shin mampu membalikkan nasib Ulsan HD yang tengah terpuruk.
Artikel Terkait
Tomori Bahagia di Milan Setelah Penolakan Transfer Tottenham dan Juventus pada Januari
Hansi Flick Bereaksi Terhadap Manchester United yang Kepincut Bintang Barcelona
Hakimi Terancam Hukuman Penjara 15 Tahun, Hadapi Dakwaan Pemerkosaan
Ditunjuk Langsung HBL Jadi Tim Formatur, Begini Reaksi Djasman dan Warta Ginting
Mengenal Hamdani Tomagola, Peraih Emas SEA Games yang Terlupakan