Menurut Thorrington, Son memiliki ambisi, kemampuan, dan karakter yang selaras dengan nilai-nilai klub.
Baca Juga: Persib Perkuat Sektor Pertahanan Menjelang Laga Perdana Super League 2025/26 Melawan Semen Padang FC
Ia yakin kehadiran Son tak hanya akan memperkuat tim secara teknis, tapi juga memberikan inspirasi bagi komunitas baik di dalam maupun luar lapangan.
Di sisi lain, Son mengakui bahwa keputusannya meninggalkan Tottenham bukanlah hal mudah.
Selama sepuluh tahun membela Spurs, ia telah menorehkan 173 gol dalam 454 pertandingan lintas kompetisi.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan Pertama Super League 2025/26, Tim Promosi Langsung Diplonco Tim Papan Atas
Gelar Liga Europa musim lalu menjadi pencapaian terakhirnya bersama klub London Utara tersebut.
Melalui unggahan video singkat di akun media sosial resmi Tottenham Hotspur, Son menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh.
Dengan nada emosional dan mata berkaca-kaca, kapten tim nasional Korea Selatan itu mengucapkan terima kasih kepada rekan satu tim dan para penggemar atas dukungan yang telah ia terima selama ini.
Baca Juga: Pemain Baru Real Madrid di Musim Panas Bicara Soal Xabi Alonso, Dia Banyak Bicara
“Terima kasih atas kenangan luar biasa dan semua yang telah kalian lakukan untuk saya dan klub. Saya mencintai kalian lebih dari segalanya,” ucapnya penuh haru.
Son menutup pesannya dengan janji bahwa meski telah pergi, ia akan selalu menjadi teman bagi mantan rekan setimnya dan siap membantu kapan pun dibutuhkan.
Artikel Terkait
Keputusan Inter Tentang Lookman Bergantung pada Valuasi Atalanta
Mengapa Liga Primer Harus Membayar Lebih Mahal untuk Pemain?
5 Angka yang Menunjukkan Potensi Komersial Besar Son Heung-Min di MLS Selain Messi
Jay Idzes Segera Merapat ke Sassuolo, Venezia Sebut Masa Depan yang Menegangkan
Arsenal 2 Villarreal 3: Viktor Gyokeres Kalah Telak dari Mantan yang Terlupakan di Emirates Stadium