“Kami menunjukkan kurangnya kualitas dalam penguasaan bola, tidak ada percaya diri, dan tidak ada perlawanan."
Baca Juga: Legenda Italia Ungkap Cara Modric Mengesankan Staf Milan dengan Sentuhan Pertama
"Itu tidak dapat diterima bagi saya sebagai pelatih,” lanjutnya.
McAllister pun meminta maaf kepada para penggemar yang datang ke stadion untuk mendukung DPMM.
Selain menegur tim secara keseluruhan, McAllister juga memberikan peringatan tegas kepada pemain yang kurang berusaha, termasuk Ramadhan Sananta.
Baca Juga: 4 Klub Raksasa Arab Mendadak Dijual, Termasuk Al Nassr yang Diperkuat Ronaldo
Ia menekankan pentingnya karakter saat tertinggal dalam pertandingan.
“Anda akan melihat karakter pemain saat tertinggal 2-0 atau 3-0, siapa yang berjuang, siapa yang tidak menyerah."
"Saya kecewa dengan beberapa pemain, mereka yang tidak menunjukkan performa cukup tidak akan bermain di laga berikutnya,” katanya.
Baca Juga: Tidak Akan Beli dari Luar, Kem Magai Bakal Jaring Atlet Asli Papua
Kekalahan ini menambah catatan buruk DPMM di awal musim Liga Super Malaysia.
Dari tiga pertandingan pertama, tim asal Brunei itu hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan, sehingga menempati posisi ke-12 klasemen sementara, tepat satu peringkat di atas dasar klasemen.
Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi manajemen dan pemain untuk memperbaiki performa sebelum memasuki pekan-pekan berikutnya.
Dengan situasi seperti ini, fokus DPMM kini adalah memperkuat mental dan strategi permainan agar tidak kembali menderita kekalahan besar, sekaligus menjaga kepercayaan penggemar.
McAllister pun menekankan perlunya kerja keras dari semua pemain dalam latihan dan pertandingan agar kualitas tim meningkat secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Pelacak Uang Hadiah Tenis: Pemain Mana yang Meraih Uang Hadiah Terbanyak di Tahun 2025?
Dua Pembalap Speedway Bergulat di Trek
Mural Eberechi Eze Berkostum Arsenal Dihancurkan Vandal, Seniman Jalanan Kesal
Hansi Flick Jelaskan Keputusan Marcus Rashford dalam Kemenangan Levante
Gunduli Leeds 5-0, Arsenal Malah Dibayangi Ketakutan