SportlinkNews - Untuk pertama kalinya setelah Presiden Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Joehari Ayub, mengumumkan pengunduran dirinya, organisasi tersebut bersuara, menyerukan agar sepak bola Malaysia terus bergerak maju.
Berbicara dalam konferensi pers FAM, kemarin (29 Agustus), Pelaksana Tugas Presiden Asosiasi Sepak Bola Malaysia, Datuk Yusoff Mahadi, mengatakan: "Keputusan untuk mengundurkan diri adalah pilihan pribadi Datuk Joehari Ayub. Saya tidak dapat menjawab mengapa Datuk Joehari Ayub mengambil pilihan tersebut."
"Saya hanya dapat memastikan bahwa tidak ada yang aneh dalam sepak bola Malaysia, terkait pengunduran diri Datuk Joehari Ayub," tambah Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Yusoff Mahadi.
Pengunduran diri mantan Presiden FAM, Datuk Joehari Ayub, hanya enam bulan setelah menjabat, telah sangat memengaruhi moral sepak bola Malaysia.
Di saat yang sama, para penggemar sepak bola Malaysia khawatir tim nasional mereka akan terdampak dan melemah di kualifikasi Piala Asia 2027.
Menghadapi situasi saat ini, Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Yusoff Mahadi, meyakinkan komunitas dan penggemar sepak bola Malaysia: “Semuanya normal. Saya mengajak komunitas sepak bola Malaysia untuk terus maju.”
“Kita tidak perlu takut. Kita akan melanjutkan apa yang belum selesai di bawah mantan presiden, Datuk Joehari Ayub. Kita harus menerima kenyataan yang sedang terjadi,” ujar Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Yusoff Mahadi.
Menurut Pelaksana Tugas Presiden Asosiasi Sepak Bola Malaysia, Datuk Yusoff Mahadi, ia juga membantah adanya campur tangan pihak luar dalam manajemen FAM, serta campur tangan terhadap posisi mantan Presiden, Datuk Joehari Ayub.
Sesuai rencana, Pelaksana Tugas Presiden Datuk Yusoff Mahadi akan memimpin FAM untuk sementara waktu hingga tahun depan. Kongres FAM akan berlangsung pada Maret 2026.
Baca Juga: Luke Rockhold Butuh Oksigen Usai Dihajar KO Darren Till
Sementara itu, misi FAM adalah mempertahankan posisi puncak Malaysia di babak kualifikasi ketiga Piala Asia 2027.
Di kualifikasi Asia, rival terbesar Malaysia adalah Vietnam. Grup ini juga beranggotakan Laos dan Nepal.
Artikel Terkait
Real Madrid Berhasil Membalikkan Keadaan setelah 3 Gol Dianulir VAR
Alejandro Garnacho Tinggalkan Manchester United, Kini Resmi Berseragam Chelsea
Xabi Alonso: Jeda Internasional Bisa Mengisi Ulang Baterai Real Madrid
Ronaldo Cetak Rekor Super yang Sangat Sulit Dipecahkan
PP Pertina Resmi Dilantik, HBL Mendapat Pesan Penting