SportlinkNews - Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) berada di bawah tekanan besar untuk mengadakan pemungutan suara terkait pencoretan Israel dari turnamen yang dikelola oleh organisasi ini. UEFA diperkirakan akan melakukan pemungutan suara terkait pada hari ini.
Menurut media Israel, Komite Eksekutif UEFA diperkirakan akan melakukan pemungutan suara pada 23 September untuk melarang tim nasional dan klub Israel berkompetisi di kompetisi Eropa.
Jika larangan tersebut disetujui, keputusan tersebut akan langsung mengakibatkan Maccabi Tel Aviv didiskualifikasi dari Liga Europa dan tim Israel tersebut tidak dapat melanjutkan partisipasi di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Kontroversi Piala Dunia 2026, Spanyol Ikuti Jejak Indonesia Boikot Israel
Menurut surat kabar Israel Hayom, UEFA berada di bawah tekanan besar dari banyak pemangku kepentingan, termasuk Qatar (sponsor utama UEFA).
Meskipun Qatar bukan anggota UEFA, Qatar memiliki pengaruh yang besar. Nasser Al-Khelaifi adalah Presiden PSG dan juga perwakilan dari Asosiasi Klub Eropa.
Sebagian besar dari 20 anggota pemungutan suara disebut-sebut mendukung pelarangan Israel dari sepak bola, dengan hanya dua atau tiga negara yang menentang.
Baca Juga: Salut dengan Langkah Strategis Menpora Erick Thohir
Spanyol bahkan disebut-sebut mengancam akan mundur dari Piala Dunia 2026 jika Israel menang. Hal itu memperumit situasi.
Namun, Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) mengonfirmasi bahwa informasi tersebut "tidak akurat".
Mereka menekankan bahwa menurut jadwal publik, pertemuan Komite Eksekutif UEFA berikutnya baru akan dilaksanakan pada 3 Desember. Seorang juru bicara IFA mengatakan belum dapat memastikan apakah akan ada pemungutan suara darurat minggu ini.
Shlomi Barzel, kepala komunikasi IFA, memperingatkan bahwa penangguhan tersebut akan menjadi "pukulan telak" bagi sepak bola Israel.
Baca Juga: Jelang Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia: Ada Upaya Gagalkan Timnas Kita
"Sungguh mengejutkan bahwa kami masih mampu bersaing di kompetisi internasional. Sejarah menunjukkan bahwa banyak tim telah dilarang karena alasan yang jauh lebih kecil."
Artikel Terkait
Momen Gattuso Murka dengan Pemain Israel, Diam, Persetan Kau!
Coppa Italia | Milan 3-0 Lecce: Rossoneri Diuntungkan Kartu Merah Jamil Siebert
Real Madrid Taklukkan Levante untuk Lanjutkan Rekor 100% di La Liga
Debut Pahit Giovanni Leoni saat Liverpool Sikat Southampton
Tyrique George Menginspirasi Chelsea Terhindar dari Kekalahan Telak Melawan Lincoln