Namun, Isak kurang bugar, Florian Wirtz terbebani ekspektasi, Salah belum menunjukkan performa terbaiknya seperti biasa, dan Hugo Etitike terlihat agak ragu.
Semua ini berujung pada tiga poin yang hilang, dan memang pantas. Tidak ada penyelamatan di menit-menit akhir kali ini.
Baca Juga: Tanpa Apriyani/Fadia, PBSI Percayakan Ganda Putri Muda di SEA Games 2025
Tidak memainkan Salah dan Isak melawan tim yang memiliki lima mantan pemain Liga Primer, termasuk mantan bintang Manchester City, Ilkay Gundogan, menjadi bumerang sejak awal.
Mereka belum pernah memenangkan pertandingan Liga Champions di kandang sejak 2018 dan gagal menjaga clean sheet dalam lebih dari 20 pertandingan Eropa sejak Maret 2022, hasil imbang tanpa gol melawan Barcelona.
Itu juga pertama kalinya Liverpool gagal mencetak gol dalam pertandingan fase grup/liga Liga Champions sejak November 2020.
Baca Juga: Sport Science Jadi Kunci UMS dalam Pembinaan dan Regenerasi Atlet
Artikel Terkait
Presiden Barcelona Dituduh Melakukan Penipuan Terkait Komisi Transfer
Tok! Arhan dan Azizah Resmi Bercerai Setelah 6 Bulan Pisah Rumah
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Waspadai Faktor Nonteknis Lawan Arab Saudi
Formasi Tiga Bek Bikin Man United Terpuruk, Rio Ferdinand Tekan Ruben Amorim Ubah Taktik
Marc Marquez Akui Rossi dan Pedrosa Jadi Panutan, Titip Pesan untuk Pembalap Muda Indonesia