Berdasarkan data Flashscore, ekspektasi gol (xG) mereka hanya 0,58, menunjukkan tumpulnya lini depan Die Fohlen.
Baca Juga: Klasemen Serie A Pekan 6: Dua Pemuncak, Empat Masih Mengincar Kemenangan Pertama
Di tengah performa tim yang lesu, Kevin Diks tampil menonjol sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan.
Pemain berdarah Maluku itu mencatat rating tinggi, 7,3, berkat penampilan impresif dalam duel dan distribusi bola yang presisi.
Diks memenangkan empat duel udara dari enam kesempatan, terbanyak di antara rekan-rekannya.
Baca Juga: Messi Cetak Hattrick Assist, Perpanjang Tonggak Sejarah MLS
Selain itu, ia juga mencatat 69 umpan akurat dengan tingkat keberhasilan 91 persen, menjadi pemain paling efektif dalam mengalirkan bola dari lini belakang.
Namun, penampilan apik sang bek belum cukup untuk mengangkat hasil tim.
Para suporter di tribun terlihat kecewa karena pola serangan yang dibangun sering gagal diselesaikan dengan baik.
Baca Juga: Brentford 0 Man City 1: Erling Haaland Lagi Garang, Rodri Malah Meradang
Hasil imbang ini memperpanjang catatan buruk Gladbach.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, mereka gagal menang dalam 13 laga Bundesliga secara beruntun.
Rangkaian ini terdiri atas tujuh pertandingan dari musim lalu dan enam pertandingan awal musim ini.
Baca Juga: Juventus 0-0 Milan: Allegri Frustrasi, Leo harus Belajar Kejam
Dalam enam laga Bundesliga 2025-2026, Gladbach hanya mengemas tiga hasil imbang dan tiga kekalahan.
Artikel Terkait
Nasib Asnawi Mangkualam: Bersinar di Thailand, Hilang di Timnas Indonesia
Poatan Balas Dendam, Alex Pereira Taklukkan Magomed Ankalaev di UFC 320
Jalani Dua Laga Tandang, Manajer Persija Ardhi Tjahjoko: Kami Tidak Boleh Mengulang Kesalahan yang Sama
Menpora Erick Thohir Sebut Perputaran Ekonomi di MotoGP Indonesia di Mandalika Tembus Rp4,8 Triliun
MotoGP Indonesia Didukung 140 Tenaga Medis, 22 Ambulans, dan 2 Helikopter Medis