SportlinkNews - Saat kemarin Portugal menundukkan Maroko dengan kemenangan besar 6-0 di penyisihan grup Piala Dunia U-17 FIFA 2025 Qatar.
Ada satu nama yang paling mencuri perhatian, yakni bek kiri Jose Neto, yang tampil luar biasa dengan dua gol dan dua assist.
Meski berposisi sebagai pemain bertahan, Neto menjadi motor serangan Portugal sepanjang pertandingan. Setiap kali naik membantu lini depan, ia menghadirkan ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Baca Juga: Kelvin Sanjaya Tutup Lembar Kedua Bersama Satria Muda Bandung
Gerakannya yang cepat, langkah panjang, serta determinasi tinggi membuat sisi kiri Portugal begitu hidup.
Penampilannya pun mengingatkan banyak orang pada sang idola, Nuno Mendes, bek kiri Paris Saint-Germain yang juga sempat dinominasikan untuk penghargaan The Best FIFA Men's Player.
Namun, bagi Neto sendiri, kesamaan itu hanyalah awal dari perjalanan panjangnya. "Saya memang terinspirasi dari permainannya," ujarnya.
Baca Juga: Kemenpora Buka Peluang Naturalisasi Atlet Diaspora untuk Perkuat Indonesia di Ajang Internasional
"Tapi saya ingin berkembang dengan gaya saya sendiri. Dia bek kiri terbaik di dunia saat ini, dan kalau suatu hari saya bisa mendekati levelnya, itu akan jadi hal luar biasa," tambah Neto.
Kontribusi Neto di laga ini bukan hanya dari sisi ofensif. Ia juga disiplin dalam menjaga area pertahanan sambil mengikuti arahan pelatih kepala Bino Macaes yang memberinya kebebasan untuk menyerang ketika ada ruang.
"Saya bek sayap, tapi saya suka menyerang. Pelatih memberi saya kebebasan, dan saya menikmatinya," katanya tersenyum.
Baca Juga: Target Emas Belum Pasti, Kemenpora Masih Pantau Peluang Timnas U-22 di SEA Games 2025
Dua assist Neto di babak pertama membantu Portugal unggul cepat. Umpan silangnya dimanfaatkan Joao Aragao untuk membuka skor, lalu crossing rendah lainnya diselesaikan Mateus Mide menjadi gol ketiga.
Tak berhenti di situ, Neto menambah dua gol di babak kedua, satu lewat tembakan jarak jauh dan satu sundulan hasil bola mati, menjadikannya pemain paling produktif dalam laga tersebut.
"Yang terpenting adalah kemenangan tim. Saya senang bisa berkontribusi, tapi kemenangan selalu nomor satu," tegasnya.
Artikel Terkait
Piala Dunia U-17 2025: Italia, Argentina, dan Portugal ke 16 Besar, Qatar Terancam Tersingkir dan Kaledonia Baru Kejutkan Jepang
Penampakan Jersey Piala Dunia 2026 dari Kaus Klasik Argentina hingga Seragam Retro Jerman
Jadwal Pertandingan dan Link Siaran Langsung Indonesia vs Brasil di Laga Kedua Piala Dunia U17 FIFA
Timnas U-17 Indonesia Diminta Tak Terlalu Respek Lawan Brasil di Piala Dunia U-17 2025
Piala Dunia U17 Indonesia vs Brasil: Garuda Muda Banjir Dukungan Netizen, Jangan Takut Sama Brasil!