SportlinkNews - Tim nasional Belanda telah memastikan tempat di Piala Dunia 2026. Tapi malam perayaan tersebut terutama didedikasikan untuk Virgil van Dijk.
Bek Liverpool ini mengenakan ban kapten untuk ke-72 kalinya, melampaui rekor yang dipegang oleh mantan pemain internasional Frank de Boer.
Setelah kemenangan meyakinkan 4-0 atas Lithuania, Selasa (18/11) dini hari WIB, pelatih Ronald Koeman dan Van Dijk berbicara terus terang tentang kemitraan istimewa mereka.
Ikatan istimewa antara Koeman dan Van Dijk telah terjalin selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Hasil Imbang Kontra Polandia Bikin Belanda Tunda Lolos ke Piala Dunia 2026
Mereka bekerja sama di Southampton sejak tahun 2015, dan pada tahun 2018, sang pelatih nasional, dengan salah satu penampilan pertamanya bersama tim nasional Belanda, memastikan bahwa sang bek menjadi pemimpin tim nasional.
"Dia istimewa bagi saya. Dia adalah tipe kapten yang Anda inginkan sebagai pelatih. Dia seorang yang sangat profesional, panutan, dan memiliki kepribadian yang nyata," Koeman memulai pidato penghormatannya kepada NOS.
Oranye terasa jauh
Bek berusia 34 tahun ini, yang baru melakoni debut untuk timnas Belanda di usia 24 tahun, mengaku merasa canggung menerima begitu banyak pujian.
"Tentu saja senang mendengarnya, tapi tidak selalu mudah," ujarnya sambil tertawa.
"Saya sangat bangga dengan rekor ini, apalagi karena saya mampu memimpin tim ini begitu lama. Waktu kecil dulu, saya tak berani memimpikannya. Timnas Belanda memang sudah jauh tertinggal, tapi menyamai rekor Frank de Boer jauh lebih jauh lagi," ungkap Van Dijk.
Momen-Momen Virgil van Dijk
Koeman punya alasan kuat untuk ikatan kuatnya dengan Van Dijk. Ia bermain di posisi yang sama sepanjang kariernya.
Koeman melihat banyak kesamaan, tapi juga perbedaan yang sangat besar.
"Dia jauh lebih baik dalam bertahan dan memiliki kecepatan serta postur tubuh yang lebih tinggi," lanjut Koeman sambil memuji, sebelum mengungkapkan sisi kritisnya.
Artikel Terkait
Ilmuwan Klaim Pesepak Bola Profesional Sebenarnya Iindividu yang Super Pintar
Australia Open 2025 Jadi Penentu Terakhir Langkah Wakil Indonesia ke World Tour Finals
Ban Kapten Beralih ke Ivar Jenner, Kadek Arel Tegaskan Dukungan Penuh untuk Keputusan Timnas U-22
Indra Sjafri Ungkap 80–90 Persen Kerangka Timnas U-22 untuk SEA Games 2025 Mulai Terbentuk
Rizky Ridho Lewati Yamal, Begini Cara Memilih di Akun FIFA
Juventus Bereksperimen dengan Yildiz sebagai False 9