SportlinkNews - Pertandingan Piala Amerika Selatan menjadi arena perkelahian massal. Polisi terpaksa turun tangan kerahkan gas air mata.
Lapangan sepak bola berubah jadi arena tawuran. Pertandingan berakhir dengan kekacauan ketika 17 pemain diusir keluar lapangan setelah perkelahian besar antara pemain dan staf.
Dua tim Bolivia, Blooming dan Real Ocuro, bermain imbang 2-2 di perempat final Copa Bolivia, Kamis 27 November 2025.
Baca Juga: Media Vietnam Bingung Timnas U-22 Indonesia Hanya Incar Medali Perak di SEA Games 33
Dengan hasil ini, Blooming lolos ke semifinal kompetisi tersebut setelah menang 2-1 atas rival mereka di leg pertama.
Namun, aksi di lapangan menjadi gelap setelah suasana memanas setelah peluit panjang berbunyi.
Dalam sebuah klip yang viral di media sosial, para pemain dari kedua tim terlihat berkumpul dalam kerumunan besar.
Beberapa staf dan pemain kemudian saling pukul dalam adegan yang mengejutkan.
Baca Juga: Hasil Super League: PSBS Biak Taklukkan Persijap Jepara, Laskar Kalinyamat Semakin Terpuruk
Polisi yang hadir di pertandingan terpaksa menggunakan gas air mata untuk menghentikan adegan kekerasan.
Menurut media Bolivia, El Potosi, kejadian tak menyenangkan bermula ketika bintang Oruro, Sebastian Zeballos, harus ditahan oleh para pemain Blooming, sebelum akhirnya melepaskan diri dan mulai mendorong para pemain.
Rekan setimnya, Julio Vila, juga murka dan melemparkan pukulan yang memicu keributan, tambah laporan itu.
Baca Juga: Timnas U-22 Kamboja Bikin Geger, Resmi Mundur dari SEA Games
Artikel Terkait
Asean School Games 2025: Indonesia Berjaya di Nomor Perorangan
Dzeko Meluapkan Amarah kepada Suporter Fiorentina: Kami Butuh Bantuan Kalian, Bukan untuk Diejek
Antony Menangis Tersedu-sedu saat Larangan El Gran Derbi Hampir Dipastikan
Dewi Bola Voli Secara Ajaib Lolos dari Maut setelah Ditembak Dalam Perampokan
Anisio Cabral Membawa Portugal Juara Piala Dunia U-17