SportlinkNews - Abdullah bin Mossad, Putra Mahkota Arab Saudi, telah berbicara tentang nilai dan pengaruh superstar Cristiano Ronaldo.
Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang gaji besar yang dibayarkan kepada pemain asing lainnya di Liga Pro Saudi.
Dalam sebuah wawancara dengan Al-Arabiya pada 27 November, Putra Mahkota Bin Mossad menyampaikan pandangannya tentang strategi negara tersebut dalam merekrut bintang sepak bola asing.
Baca Juga: Portugal U-17 Juara Dunia, Warganet Ramal Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026
Ia mengakui kekhawatiran tentang masuknya pemain yang bergabung dengan liga karena gaji yang sangat tinggi, tetapi menekankan bahwa ada satu pengecualian.
"Ronaldo pantas mendapatkan setiap sen atas dampak global yang ia bawa ke liga dan negara ini," tegas Bin Mossad. "Banyak pemain lain mendapatkan lebih dari yang seharusnya mereka dapatkan."
Cristiano Ronaldo saat ini menghasilkan rekor $234 juta di Al Nassr, angka yang bisa mencapai $260 juta jika pendapatan lain dari hak citra diperhitungkan.
Baca Juga: Milan 1-0 Lazio: Kekacauan di Pinggir Lapangan Diwarnai Dua Kartu Merah
Ia juga menerima tambahan 15% saham di Al-Nassr, salah satu dari empat klub besar yang dimiliki oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF).
Meskipun Ronaldo dianggap sebagai investasi yang layak, Pangeran Bin Mossad juga menunjukkan bahwa pemain lain seperti Riyad Mahrez ($60 juta), Karim Benzema ($57 juta), dan Sadio Mane ($46 juta) termasuk dalam daftar pemain dengan bayaran berlebih.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Cristiano Ronaldo Mengejutkan Penggemar dengan Tendangan Salto
Cristiano Ronaldo Memilih Tempat Sakral untuk Pernikahannya dengan Georgina Rodriguez
Garuda Pertiwi Kantongi Evaluasi Penting untuk SEA Games 2025 Usai Dibekap Taiwan 0-5
Agus Rasyid Terpilih Jadi Ketua KONI Banten, Sinyal Kuat Harapan Terhadap Percepatan Transformasi
Juventus 2-1 Cagliari: Spalletti Merefleksikan Kemenangan & Memuji Kualitas Yildiz sebagai Pengubah Permainan