SportlinkNews - Bintang Maroko berlumuran darah tetapi masih mampu melanjutkan pertandingan. Neil El Aynaoui menjadi korban kerasnya Piala Afrika 2026.
Bintang Maroko Neil El Aynaoui mengalami cedera mengerikan selama final Piala Afrika melawan Senegal yang membuat wajahnya berlumuran darah.
Pertandingan dihentikan pada menit ke-66 ketika El Aynaoui, 24 tahun, mengalami benturan kepala yang mengerikan dengan pemain andalan West Ham, El Hadji Malick Diouf, di Stadion Pangeran Moulay Abdellah di Rabat, Minggu 18 Januari 2026.
Baca Juga: Hangtuah Mempermalukan Rans Simba Bogor di Kandang Sendiri
Kedua pemain melompat ke udara untuk menyambut tendangan sudut Maroko di sisi kanan.
Bintang Roma El Aynaoui membenturkan kepalanya ke punggung pemain andalan West Ham, Diouf.
Bintang Maroko itu tergeletak di tanah sambil memegang wajahnya yang dengan cepat berlumuran darah.
Kedua tim medis bergegas ke tempat kejadian karena Diouf juga membutuhkan perawatan, meskipun ia tampak dalam kondisi yang lebih baik.
Baca Juga: Fullkrug Menikmati Assist Impian untuk Gol Pertama Milan
El Aynaoui harus dirawat karena cedera saat pertandingan dihentikan selama sekitar tujuh menit.
Dan sang gelandang entah bagaimana menemukan cara untuk terus bermain.
Mantan bintang Lens itu memiliki kekuatan untuk tetap berada di lapangan sepanjang final Piala Afrika yang terbukti sangat kontroversial.
Baca Juga: Barcelona Terpukul Perebutan Gelar Juara Setelah Tumbang Melawan 10 Pemain Real Sociedad
Senegal gagal mencetak gol pada menit kedua waktu tambahan ketika bintang Crystal Palace, Ismaila Sarr, menyundul bola ke gawang.
Artikel Terkait
Persija Jakarta Resmi Pisah dengan Gustavo Franca
Kekacauan Piala Afrika: Pemain Senegal Protes Tinggalkan Lapangan tapi Akhirnya Juara
Thomas Frank Memiliki Rekor Kemenangan Kandang Terburuk dari Semua Manajer Tottenham
Hansi Flick Bereaksi Terhadap Kontroversi Wasit Setelah Barcelona Kalah dari Real Sociedad
Toni Kroos Ungkap Kesulitan Real Madrid, Butuh Kekacauan di Lapangan untuk Menang