Dipuji Jose Mourinho, Arbeloa Merasa Terhormat

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 28 Januari 2026 | 20:21 WIB
Alvaro Arbeloa gagal mengukir debut dengan manis di Real Madrid.
Alvaro Arbeloa gagal mengukir debut dengan manis di Real Madrid.

SportlinkNews - Jose Mourinho mengungkapkan rasa hormat dan kasih sayangnya kepada Alvaro Arbeloa menjelang pertemuan Benfica kontra Real Madrid. Duel tersebut dimainkan di Estadio da Luz, Kamis (29/1) dini hari WIB.

Mourinho, yang kini menangani Benfica, memiliki kenangan manis bersama Real Madrid. Ia pernah membesut Los Blancos antara 2010 hingga 2013, mempersembahkan gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Selama masa itu, Arbeloa menjadi bagian penting dari skuad Real Madrid yang diasuh Mourinho. Kini keduanya bertemu kembali di atas lapangan, namun dengan peran berbeda, sama-sama sebagai pelatih.

Baca Juga: Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Selangkah Lagi Bergabung ke Ajax Amsterdam

"Bayangkan betapa saya ingin Real Madrid sukses bersama Arbeloa, tapi saya hanya ingin mereka gagal besok. Setelah itu, saya ingin mereka selalu sukses. Selalu, karena saya mencintai Real Madrid dan saya mencintai Arbeloa," kata Mourinho, dikutip dari AS.

Kata-kata Mourinho itu membuat Arbeloa merasa tersentuh. Pemain asal Spanyol ini mencatat 122 penampilan untuk Real Madrid selama diasuh The Special One.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya mendengar kata-kata baik dari pelatih Jose Mourinho tentang saya. Dia lebih dari sekadar pelatih bagi saya. Mendengarnya membuat saya terharu dan bahagia. Dia adalah teman saya," ucap Arbeloa.

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Hancurkan Korea Selatan Lewat Permainan Cepat

Selain momen emosional ini, pertandingan juga punya nilai krusial bagi Benfica. Tim asal Portugal itu membutuhkan kemenangan untuk mempertahankan peluang lolos ke playoff 16 besar Liga Champions.

Sementara itu, Real Madrid berada di peringkat ketiga klasemen grup dengan 15 poin. Hasil laga tersebut akan menentukan apakah Los Blancos bisa langsung melaju ke fase gugur atau harus melewati babak playoff.

Pertandingan ini pun menarik perhatian karena memunculkan duel emosional antara Mourinho dan mantan anak asuhnya, Arbeloa. Para penggemar menanti strategi kedua pelatih yang saling kenal karakter masing-masing.

Baca Juga: Layvin Kurzawa Mulai Berlatih, Tapi Bojan Hodak Ogah Membawanya ke Manahan Solo

Momen ini juga menjadi bukti hubungan hangat antara Mourinho dan Arbeloa, yang tetap terjaga meski kini mereka berada di sisi berbeda lapangan.

Bagi Benfica, kemenangan berarti langkah besar menuju babak 16 besar, sedangkan Real Madrid berharap mempertahankan posisi di zona atas klasemen untuk menjaga peluang langsung lolos ke fase gugur.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: AS News

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X