Kesaksian Kylian Mbappe tentang Insiden Vinicius-Prestianni: Dia Panggil Monyet Lima Kali

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 18 Februari 2026 | 09:48 WIB
Vinicius Jr jadi korban rasisme saat Real Madrid menekuk Galatasaray 1-0, Rabu 18 Februari 2026.
Vinicius Jr jadi korban rasisme saat Real Madrid menekuk Galatasaray 1-0, Rabu 18 Februari 2026.

SportlinkNews - Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, mengatakan kepada pers bahwa Gianluca Prestianni seharusnya tidak pernah lagi bermain di Liga Champions.

Bintang Prancis itu memberikan versinya tentang kejadian setelah insiden dugaan rasisme terhadap Vinicius Junior dari pemain sayap Benfica tersebut.

Vinicius baru saja membawa Real Madrid unggul di Estadio da Luz, Rabu 18 Februari 2026 dini hari WIB dengan gol menakjubkan ke sudut atas gawang lima menit setelah jeda.

Baca Juga: Vinicius Jr Menuduh Lawannya Rasis Saat Pertandingan Benfica Vs Real Madrid

Pemain Brasil itu kemudian mendapat kartu kuning karena selebrasinya yang memprovokasi penonton, tetapi perdebatan dengan para pemain Benfica berlanjut.

Prestianni tampak mengatakan sesuatu kepada Vinicius, setelah itu ia berlari ke wasit, dan protokol anti-rasisme diaktifkan.

Setelah insiden tersebut, salah satu pemain yang paling marah adalah Kylian Mbappe. Dia mengatakan kepada Movistar+ bahwa Prestianni seharusnya tidak lagi bermain di kompetisi tersebut.

“Kita harus memberi contoh bagi anak-anak. Ini Liga Champions, kompetisi yang saya impikan sejak kecil, yang saya tonton bersama orang tua saya ketika masih kecil. Ada hal-hal yang tidak bisa kita terima," kata Mbappe.

Baca Juga: Balap Bathurst 12 Hour Makan Korban, Pembalap Selamat Berkat Konstruksi Kuat Mobil

Lebih lanjut diutarakan Mbappe bahwa dunia sedang memperhatikan kita. Kita tidak boleh menggeneralisasi, karena itu menjadi masalah ketika hal-hal seperti ini terjadi.

“Kemudian, kami dicemooh, yang wajar, karena mereka tidak tahu apa yang terjadi; saya tidak punya masalah dengan para penggemar, klub, atau pelatihnya, salah satu yang terbaik dalam sejarah."

Tetapi sesuatu harus dilakukan. Kita lanjut Mbappe tidak bisa menerima pemain seperti itu bermain di Liga Champions; dia tidak pantas mendapatkannya. Tapi kita lihat saja apa yang terjadi. Biarkan UEFA yang mengambil keputusan. Ini kasus yang serius.

Baca Juga: IBL Gopay All-Star 2026: Voting Suporter Tentukan Kapten hingga Pelatih

Mbappe kemudian mengkonfirmasi bahwa Prestianni telah melakukan pelecehan rasial terhadap Vinicius, dan menjelaskan apa yang dikatakannya.

“Apa yang saya lihat sangat jelas: pemain nomor 25 telah mengatakan kepada Vini lima kali, Kamu monyet," ungkap Mbappe.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Football Espana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X