Odin Bjortuft, bek Bodo/Glimt juga turut berkomentar, "Para pemain [Sporting] di lini depan sangat agresif dan sangat bagus dalam menguasai bola. Itu tantangan bagi kami untuk dihadapi."
"Bermain di kandang sendiri tentu saja merupakan keuntungan bagi kami, tetapi saya pikir Sporting telah mempersiapkan diri dengan baik untuk apa yang akan datang."
Sementara Rui Borges, pelatih Sporting CP mengungkapkan, "Bagi saya, [kehadiran Bodo/Glimt di babak 16 besar] sama sekali tidak mengejutkan."
"Musim lalu mereka mencapai semifinal Liga Europa, dan musim ini mereka sudah mengalahkan beberapa tim hebat."
"Kami adalah dua tim dengan ambisi yang sangat besar, sedikit berbeda dalam hal pendekatan. Dua tim yang bertekad untuk membuat sejarah," ujar Borges.
Francisco Trincao, pemain sayap Sporting CP mengatakan, "Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, bahwa kondisinya sedikit berbeda dari yang biasa kami alami."
Baca Juga: Milan Akhirnya Menerima Kabar Positif Gimenez Setelah 133 Hari Cedera
"Tetapi latihan akan membantu kami untuk membiasakan diri dengan lapangan dan cuaca. Dan kemudian ini tentang terus membuat sejarah. Kami ingin menang. Kami ingin membuat sejarah."
"Mereka adalah tim hebat dan telah memainkan beberapa pertandingan hebat di kompetisi ini."
"Saya akan mengatakan ini adalah pertandingan 50/50, tetapi saya akan mengatakan itu melawan lawan mana pun karena di Liga Champions apa pun bisa terjadi."
Baca Juga: Oleksandr Usyk Tantang Tyson Fury yang Rakus untuk Pertarungan Trilogi
"Semua tim bagus, setiap detail penting. Siapa pun yang paling siap akan memenangkan pertandingan," ucapnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Sporting CP Terkapar Usai Kepergian Ruben Amorim ke Manchester United
Data dan Fakta Menarik Duel Bayern Munchen vs Sporting CP di Matchday 6 Liga Champions 2025/26
Bodo Glimt 3-1 Inter Milan: Nerazzurri Tersungkur di Tanah Norwegia
Bodo/Glimt Jegal Inter Milan di Liga Champions, Cristian Chivu: Kami Kehabisan Tenaga di Babak Kedua