Situasi Memanas di Timur Tengah, Laga Finalissima 2026 Argentina vs Spanyol Batal Digelar

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 16 Maret 2026 | 15:06 WIB
Trofi Finalissima. (AFP)
Trofi Finalissima. (AFP)

SportlinkNews - Ketegangan geopolitik yang memanas antara koalisi Amerika Serikat dan Israel dengan Iran memakan korban di dunia sepak bola. Duel akbar Finalissima 2026 yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol dipastikan batal terlaksana akibat situasi keamanan yang tidak kondusif di kawasan Timur Tengah.

UEFA melalui laman resminya mengonfirmasi bahwa Qatar, yang semula ditunjuk sebagai tuan rumah, tidak lagi memungkinkan untuk menyelenggarakan pertandingan tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan posisi negara tersebut yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat, sehingga turut menjadi sasaran serangan rudal Iran.

Dalam pernyataannya, UEFA menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai risiko keamanan yang berkembang sangat cepat di wilayah tersebut.

Baca Juga: Barcelona Merayakan Hari Pemilihan dengan Penampilan Lima Bintang dalam Kemenangan atas Sevilla

"Setelah melalui pembahasan panjang antara UEFA dan pihak penyelenggara di Qatar, hari ini diumumkan bahwa akibat situasi politik terkini di kawasan tersebut, pertandingan Finalissima antara juara UEFA EURO 2024 Spanyol dan juara CONMEBOL Copa América 2024 Argentina tidak dapat digelar seperti yang diharapkan di Qatar pada 27 Maret," tulis UEFA.

Otoritas sepak bola Eropa tersebut juga menyampaikan rasa penyesalan mendalam. Persiapan matang yang telah dilakukan Qatar sebagai penyelenggara harus terhenti oleh faktor di luar kendali olahraga.

"UEFA dan panitia penyelenggara sangat kecewa karena keadaan dan waktu yang tidak tepat telah menghalangi kedua tim untuk bersaing memperebutkan gelar bergengsi ini di Qatar, sebuah negara yang telah berulang kali menunjukkan kemampuannya dalam menyelenggarakan acara internasional kelas dunia di fasilitas-fasilitas mutakhir."

Baca Juga: Como 2-1 Roma: Fabregas Kecam Gasperini atas Ketidakhormatan

Sebelum keputusan pembatalan total ini diambil, sempat muncul upaya untuk memindahkan lokasi pertandingan. Stadion Santiago Bernabeu di Madrid sempat mencuat sebagai kandidat kuat sebagai tuan rumah alternatif untuk menyelamatkan jadwal pertandingan.

Namun, opsi tersebut menemui jalan buntu setelah pihak Argentina melayangkan penolakan. Tim Tango menilai bermain di Madrid akan memberikan keuntungan bagi Spanyol, sehingga prinsip netralitas pertandingan tidak lagi terpenuhi.

Karena tidak ditemukannya kesepakatan mengenai lokasi pengganti dalam waktu yang singkat, penyelenggaraan edisi tahun ini pun terpaksa ditiadakan sepenuhnya.

Baca Juga: Soal Regulasi Balap F1 2026, Max Verstappen: Itu Bukan yang Disukai Penggemar F1 Sejati

Sejatinya, Finalissima 2026 diproyeksikan menjadi edisi kedua dari format baru ini. Pada edisi perdana tahun 2022, Argentina sukses keluar sebagai juara setelah menumbangkan Italia dengan skor telak 3-0 di Stadion Wembley.

Kini, para penggemar sepak bola harus mengubur ambisi melihat duel Lionel Messi dan kolega melawan generasi baru Spanyol. Fokus dunia saat ini tidak lagi pada lapangan hijau, melainkan pada eskalasi konflik di Timur Tengah yang kian mengkhawatirkan.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: UEFA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X