Bidding Makin Panas! Argentina dan Maroko Ancam Ambisi Indonesia Jadi Tuan Rumah 2028

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 13 Februari 2026 | 20:19 WIB
Menggelar Piala Asia Futsal 2026 mendapat penilaian positif dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).  (KEMENPORA)
Menggelar Piala Asia Futsal 2026 mendapat penilaian positif dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). (KEMENPORA)

SportlinkNews - Dua negara besar yang menjadi kekuatan futsal dunia, Argentina dan Maroko akan menjadi penantang serius bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.

Keduanya menjadi pesaing berat, mengingat mereka memiliki modal kuat. 

Nama Argentina jelas bukan ancaman sembarangan. Negara Amerika Selatan itu memiliki tradisi panjang dan reputasi elite di futsal dunia.

Baca Juga: Debut di All England 2026, Raymond/Joaquin Tak Sabar Injak Karpet Abu-Abu Ikonik

Infrastruktur matang, pengalaman di panggung global, serta konsistensi prestasi menjadi nilai jual yang sulit ditandingi.

Di sisi lain, Maroko hadir sebagai kekuatan baru yang sedang menanjak. Dalam beberapa tahun terakhir, performa futsal mereka berkembang pesat dan kerap menjadi sorotan di level internasional.

Dukungan pemerintah serta keseriusan federasi setempat membuat Maroko diprediksi tampil agresif dalam proses bidding.

Baca Juga: 13 Wakil Indonesia di All England 2026, Kekuatan Tunggal Minim

Selain dua negara tersebut, Kuwait juga dikabarkan berminat ikut bersaing, sehingga perebutan status tuan rumah kian ketat.

Indonesia sendiri mengandalkan momentum keberhasilan penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026 pada awal Februari lalu.

Antusiasme publik yang tinggi dan potensi ekonomi olahraga yang menjanjikan menjadi kekuatan utama Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk ditawarkan kepada FIFA.

Baca Juga: Semifinal Coppa Italia: Siapa yang Dihadapi Inter, Lazio, Atalanta, dan Como, Kapan?

Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, menegaskan bahwa langkah menuju Piala Dunia sebenarnya sudah dipikirkan sejak Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia.

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan turnamen level Asia menjadi fondasi penting untuk melangkah lebih jauh. 

"Atmosfer luar biasa di Indonesia Arena, tingginya angka kehadiran penonton, hingga pencapaian Timnas Futsal Indonesia yang menembus final, menjadi paket lengkap untuk kami ditawarkan kepada FIFA," ungkapnya. 

Baca Juga: Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0, Selangkah Lebih Dekat ke Final Copa del Rey

Michael juga menyadari bahwa persaingan akan berlangsung sengit. Mengingat Argentina dan Maroko memiliki daya tarik tersendiri di mata federasi sepak bola dunia.

Karena itu, FFI kini fokus memperkuat dokumen bidding, memaksimalkan dukungan pemerintah, serta menyiapkan infrastruktur agar siap menghadapi inspeksi resmi.

Kini, keputusan ada di tangan FIFA. Siapa yang paling meyakinkan secara teknis, komersial, dan atmosfer akan mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pada 7-29 Oktober 2028.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X