Presiden FIFA Garansi Iran Ikut Piala Dunia 2026 dan Main di Amerika Serikat

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 1 April 2026 | 20:02 WIB
Skuad Timnas Iran. (FFIRI)
Skuad Timnas Iran. (FFIRI)

SportlinkNews - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan tim nasional Iran tetap berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Meski ketegangan perang melanda Timur Tengah, ia menjamin skuad Melli melakoni laga fase grup di Amerika Serikat sesuai jadwal semula.

Pernyataan tersebut disampaikan Infantino kepada AFP di sela-sela laga uji coba antara Iran melawan Kosta Rika di Turki Selatan, Selasa (31/3) waktu setempat. Kehadiran orang nomor satu di FIFA tersebut dalam pertandingan ini tergolong mendadak dan tidak diumumkan sebelumnya.

"Iran akan tetap tampil di Piala Dunia. Itulah alasan kami berada di sini. Kami sangat senang karena mereka adalah tim yang sangat kuat. Saya sudah melihat tim secara langsung, berbicara dengan para pemain dan pelatih. Semuanya dalam kondisi baik," ujar Infantino saat jeda babak pertama.

Baca Juga: Daftar Lengkap 48 Negara Peserta dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026

Infantino juga menekankan tidak akan ada perubahan lokasi pertandingan bagi Iran. "Laga-laga mereka akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai dengan hasil undian," ucapnya.

Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini dimulai pada 11 Juni mendatang. Berdasarkan jadwal, Iran tergabung di Grup G dan akan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni. Selanjutnya, mereka dijadwalkan melawan Belgia di Los Angeles (21 Juni) dan Mesir di Seattle (26 Juni).

Sebelumnya, keikutsertaan Iran sempat diragukan menyusul pecahnya konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) bahkan sempat mengaku sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk memindahkan lokasi pertandingan dari Amerika Serikat ke Meksiko demi alasan keamanan.

Baca Juga: Dari Tanah Meksiko, Irak Melenggang Kembali ke Piala Dunia 2026

Menanggapi kepastian dari FIFA, Wakil Presiden FFIRI, Mehdi Mohammad Nabi, menyambut baik dukungan tersebut. "Bagi kami, yang terpenting adalah aturan dan regulasi FIFA. Kami akan mematuhi apa pun keputusan FIFA. Setiap negara tuan rumah telah berkomitmen dan harus menghormatinya," kata Nabi.

Nabi menjelaskan Infantino sengaja menyempatkan diri datang di tengah perjalanannya dari Meksiko menuju Qatar setelah mengetahui Iran sedang melakoni uji coba di Turki. "Diskusi kami sangat produktif. Bapak Infantino memberikan dukungan yang diperlukan dan ini menjadi suntikan motivasi besar bagi para pemain."

Sinyal keraguan sempat muncul ketika Presiden AS, Donald Trump, memberikan pernyataan kontradiktif. Meski awalnya menjamin keamanan, ia kemudian menyarankan agar tim Iran tidak datang ke Piala Dunia 2026 demi keselamatan nyawa mereka sendiri. Pernyataan itu sempat dibalas keras oleh pihak Iran yang menegaskan bahwa tidak ada satu pun pihak yang bisa mendepak mereka dari Piala Dunia.

Baca Juga: Persija Terus Asah Kekuatan Tim, Alaaeddine Ajaraie Mulai Pulih dari Cedera

Di atas lapangan, Iran menunjukkan kesiapan mental dengan menghancurkan Kosta Rika 5-0 dalam laga uji coba di Belek, Turki. Gol kemenangan Iran dicetak oleh kapten Mehdi Taremi (dua gol melalui penalti), Ali Gholizadeh, Mohammad Mohebbi, serta Mehdi Ghayedi.

Namun, laga tersebut juga diwarnai suasana duka. Para pemain Iran mengenakan ban lengan hitam dan membawa foto anak-anak yang menjadi korban perang. Salah satu foto yang dibawa adalah korban serangan rudal di sebuah sekolah dasar di Minab pada hari pertama konflik, yang menelan sedikitnya 170 korban jiwa.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: AFP

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X