Ultimatum UEFA: Italia Terancam Dicoret dari Tuan Rumah Euro 2032

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 3 April 2026 | 22:46 WIB
Logo Piala Eropa 2032 di Italia-Turki. Italia terancam batal jadi tuan rumah karena ketidaklayakan stadion penyelenggara.  (Gazzette)
Logo Piala Eropa 2032 di Italia-Turki. Italia terancam batal jadi tuan rumah karena ketidaklayakan stadion penyelenggara. (Gazzette)

SportlinkNews - Posisi Italia sebagai tuan rumah bersama Piala Eropa 2032 mulai diselimuti ketidakpastian. Aleksander Ceferin memberi sinyal tegas bahwa kesiapan infrastruktur menjadi penentu utama apakah Italia tetap dilibatkan atau tidak.

Dalam rencana awal, Italia telah mengajukan sejumlah kota seperti Roma, Milan, hingga Napoli sebagai kandidat venue.

Namun, dari seluruh opsi yang ada, baru stadion milik Juventus di Turin yang dinilai benar-benar siap menggelar turnamen besar tersebut.

Baca Juga: Perombakan Ganda Putra, Dua Duet Baru Siap Diuji di Level Dunia

Beberapa proyek pembangunan dan renovasi memang tengah berjalan, termasuk rencana stadion baru di Milan serta pembenahan sejumlah arena di kota lain.

Meski begitu, UEFA menetapkan tenggat ketat, di mana seluruh proyek harus mulai dikerjakan sebelum Maret 2027.

"Turnamen ini pasti akan digelar. Namun jika infrastrukturnya tidak siap, maka tidak akan berlangsung di Italia," kata Ceferin.

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Siap Tempur di ASEAN 2026, Souto Puas dengan Adaptasi Skuad

Kritik juga diarahkan pada kondisi stadion di Italia yang dianggap tertinggal dibanding negara Eropa lainnya, sehingga menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah dan federasi.

Di tengah tekanan soal infrastruktur, sepak bola Italia juga diguncang krisis di level tim nasional. Kegagalan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 memicu gelombang perubahan di tubuh federasi.

Gabriele Gravina resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah Italia tersingkir di babak playoff.

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Turunkan 14 Pemain Terbaik di ASEAN 2026

Kekalahan tersebut menandai kali ketiga beruntun Azzurri absen dari Piala Dunia, sebuah catatan kelam bagi negara dengan sejarah panjang di sepak bola.

Tak lama berselang, legenda hidup Gianluigi Buffon juga memilih mundur dari perannya sebagai kepala delegasi tim nasional. Ia menyebut keputusan itu sebagai bentuk tanggung jawab moral.

"Tujuan utama kami adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia, dan kami gagal," ujarnya.

Baca Juga: 16 Atlet Panjat Tebing Indonesia di Kejuaraan Asia 2026

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kini bersiap menggelar pemilihan presiden baru pada 22 Juni mendatang, dengan harapan mampu membawa perubahan signifikan.

Salah satu kandidat kuat yang disebut-sebut akan mengisi posisi tersebut adalah Giovanni Malago, mantan ketua Komite Olimpiade Italia yang saat ini juga menjabat sebagai presiden komite penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: Gazzetta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X