Seiring pulihnya kondisi Daniel Marthin dari cedera, Antonius pun memutuskan untuk kembali memasangkannya dengan Leo. Keduanya bukan pasangan baru, sehingga diharapkan bisa cepat menemukan kembali chemistry di lapangan.
"Keduanya pernah berpasangan sebelumnya. Dari sisi teknis tidak ada kendala, hanya faktor komunikasi yang perlu diperbaiki," jelasnya.
Di sisi lain, Bagas Maulana akan dipasangkan dengan pemain muda Muh Putra Erwiansyah.
Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Turunkan 14 Pemain Terbaik di ASEAN 2026
Kombinasi ini dinilai memiliki potensi saling melengkapi, dengan Putra yang kuat di depan dan berperan sebagai playmaker, mendukung permainan belakang Bagas.
Sebagai tahap awal, kedua pasangan anyar ini akan diuji dalam sejumlah turnamen internasional, mulai dari Thailand, Malaysia, hingga Indonesia.
Hasil dari rangkaian turnamen tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan arah pengembangan selanjutnya.
Baca Juga: 16 Atlet Panjat Tebing Indonesia di Kejuaraan Asia 2026
Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade.
Saat ini, Indonesia telah memiliki pasangan papan atas seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, namun kebutuhan akan pelapis yang kompetitif tetap menjadi perhatian.
"Kami ingin memiliki lebih banyak pasangan yang bisa bersaing di level atas. Harapannya, kombinasi baru ini bisa berkembang dan menembus elite dunia," pungkas Antonius.
Artikel Terkait
Tur Eropa: Super 300 Wajib Juara, All England Jadi Panggung Pembuktian Ganda Putra Indonesia
All England 2026: Dua Tersisa, Ganda Putra Indonesia Mengunci Tiket 8 Besar
Ganda Putra Indonesia Masih Inkonsisten, Dua Wakil Tersingkir di Swiss Open 2026
Indonesia Kehabisan Wakil di Ganda Putra Swiss Open 2026
Start Positif! Dua Ganda Putra Indonesia Lolos Mulus di Orleans Masters 2026