SportlinkNews - PSV Eindhoven resmi menahbiskan diri sebagai penguasa Eredivisie musim 2025/26. Kepastian gelar juara ini terkunci lebih awal setelah pesaing terdekat, Feyenoord, gagal memetik poin penuh dalam laga krusial.
Langkah meyakinkan PSV diawali dengan kemenangan dramatis lewat skor ketat 4-3 saat menjamu FC Utrecht di Stadion Philips, Sabtu (4/4). Hasil tersebut memberikan tekanan besar bagi Feyenoord yang baru bertanding sehari setelah raihan positif sang rival tersebut.
Feyenoord yang mengemban misi wajib menang justru tampil antiklimaks dan hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan FC Volendam. Situasi tersebut secara otomatis memupus harapan tim asal Rotterdam untuk terus mengejar perolehan poin PSV di klasemen.
Baca Juga: Dominan tapi Belum Tajam, Evaluasi Souto Usai Indonesia Hajar Brunei 7-0
Dominasi PSV di tabel klasemen kini tidak mungkin lagi digoyahkan oleh tim mana pun hingga kompetisi berakhir. Selisih 17 poin yang tercipta menjadi jarak yang mustahil untuk dikejar meskipun kompetisi masih menyisakan lima pertandingan lagi.
Pencapaian musim ini menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Belanda karena PSV menjadi juara tercepat dalam kalender tahunan. Rekor internal klub yang sudah bertahan sejak tahun 1978 silam akhirnya berhasil dipecahkan oleh skuad tangguh musim ini.
Melansir laporan dari ESPN, PSV juga mengukir sejarah baru dalam aspek efisiensi jumlah pertandingan untuk mengunci gelar juara liga. Catatan impresif ini melampaui rekor juara tercepat yang sebelumnya dipegang oleh Feyenoord pada musim 1998/99.
Baca Juga: Liverpool Tawarkan Gaji Selangit untuk Bintang Real Madrid Ini
Keberhasilan musim ini sekaligus menandai dominasi mutlak PSV dengan raihan hat-trick gelar juara. Hal tersebut merupakan trofi Eredivisie ketiga yang mereka dapatkan secara berturut-turut dalam tiga musim terakhir.
Tren positif yang konsisten dalam beberapa tahun belakangan kian menegaskan status PSV sebagai kekuatan utama di sepak bola Belanda. Mereka seolah tidak memberikan ruang bagi para pesaing tradisional lainnya untuk mengusik takhta juara di kompetisi domestik.
Jika menilik statistik sejak milenium baru atau tahun 2000, PSV terbukti menjadi kolektor trofi liga paling produktif di Negeri Kincir Angin. Tambahan gelar terbaru ini membuat mereka kini sudah mengumpulkan total 12 gelar liga dalam kurun waktu 26 tahun terakhir.
Raihan tersebut melampaui koleksi trofi milik Ajax Amsterdam yang berada di posisi kedua dengan perolehan sembilan gelar pada periode serupa. Persaingan dua raksasa ini memang selalu menjadi bumbu menarik, namun PSV terbukti lebih konsisten dalam meraih kejayaan.
Secara historis, trofi musim ini menjadi gelar juara liga yang ke-27 bagi PSV sepanjang sejarah panjang berdirinya klub tersebut. Angka ini merupakan akumulasi dari seluruh pencapaian mereka di kasta tertinggi sejak pertama kali berkompetisi di ranah profesional.
Artikel Terkait
Union Saint-Gilloise Bikin Kejutan, Tumbangkan PSV 3-1 di Liga Champions
PSV 6-2 Napoli: Capello Terkejut Sebut Tim Tanpa Hati
Hasil Lengkap Matchday 3 Liga Champions 2025/26 Fase Liga: PSG, PSV dan Barca Menang Banyak
Liverpool 1 PSV 4: The Reds Hancur Jadi Bubur di Anfield
PSV Eindhoven 2-3 Atletico Madrid: Kejutan Alexander Sorloth Timbulkan Masalah