SportlinkNews - Kemenangan dua gol tanpa balas yang diraih Paris Saint-Germain (PSG) atas Liverpool di Parc des Princes menjadi modal krusial bagi raksasa Prancis tersebut. Hasil positif ini memberikan keuntungan psikologis yang signifikan bagi skuad asuhan Luis Enrique sebelum bertolak menuju tanah Inggris pekan depan.
Meskipun mengantongi keunggulan dua gol, PSG menyadari sepenuhnya posisi mereka belum benar-benar aman dari ancaman eliminasi. Sejarah panjang kompetisi Eropa telah membuktikan keunggulan serupa bisa sirna dalam sekejap jika tim tamu kehilangan fokus di laga penentuan.
Ujian sesungguhnya bagi PSG baru akan tersaji saat menginjakkan kaki di Stadion Anfield yang dikenal memiliki atmosfer mencekam bagi tim lawan. Tempat tersebut memiliki reputasi sebagai salah satu tempat paling angker di dunia bagi klub-klub yang bertandang dalam fase gugur Liga Champions.
Baca Juga: Mantan Pemain Piala Dunia Ditangkap Polisi karena Perampokan Bersenjata
Manajer Liverpool, Arne Slot, secara terbuka mengakui kekalahan 0-2 di leg pertama sebenarnya merupakan hasil yang cukup menyelamatkan bagi timnya. Ia merasa skor tersebut masih memberikan celah bagi The Reds untuk menciptakan momentum kebangkitan di hadapan pendukung sendiri.
Slot menaruh harapan besar pada tuah stadion kebanggaan mereka guna meruntuhkan kepercayaan diri para pemain bintang dari Paris. Kehadiran ribuan suporter militan di tribune diharapkan mampu menciptakan tekanan luar biasa yang dapat mengubah jalannya pertandingan secara dramatis.
"Saya pikir kami belum tersingkir dan sekarang kami dapat membawa mereka ke Anfield, dan semua tahu betapa besar perbedaan yang dapat dibuat Anfield," kata Slot dikutip ESPN.
Baca Juga: Catat Kinerja Gemilang Sepanjang Super League, Bojan Hodak akan Bertahan atau Tinggalkan Persib?
Optimisme Slot didasarkan pada catatan historis di mana Liverpool seringkali mampu membalikkan keadaan dalam situasi yang terlihat mustahil bagi banyak orang. Keyakinan ini menjadi suntikan moral yang penting bagi skuad Merseyside untuk melupakan hasil buruk yang baru saja mereka terima di Prancis.
Di sisi lain, Luis Enrique selaku nakhoda PSG menanggapi tantangan atmosfer Anfield dengan sikap yang sangat tenang namun penuh kewaspadaan. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa reputasi stadion lawan tidak akan mengubah pendekatan taktis yang sudah ia siapkan untuk timnya.
"Kami tahu akan sangat sulit ketika bermain di Anfield. Kami akan menderita. Namun, pola pikir kami tetap sama, terlepas dari stadionnya. Kami akan datang ke sana untuk menang,” ujar Enrique.
Baca Juga: Hadapi Bali United FC, Ramon Tanque Waspadai Tren Positif Serdadau Tridatu
Pernyataan Enrique mencerminkan filosofi menyerang yang tetap akan dipertahankan demi mengamankan tiket menuju babak semifinal. Ia menginstruksikan para pemainnya untuk tidak terpaku pada skema bertahan meskipun secara agregat mereka sedang berada di atas angin.
"Kami harus pergi ke sana dan mengincar kemenangan. Untuk melakukannya, kami harus mencetak gol," ucapnya.
Artikel Terkait
Luis Enrique Tolak Label Favorit PSG Jelang Bentrok Kontra Liverpool
Liga Champions 2026: Liverpool Diterpa Masalah Jelang Hadapi PSG, Arne Slot Soroti Mental dan Lini Belakang
PSG 2 Liverpool 0: The Reds Gagal Melepaskan Satu Pun Tembakan Tepat Sasaran
Momen Mo Salah Menahan Diri, Kembali Tak Dimainkan Arne Slot Saat Liverpool Tumbang di PSG
Liverpool Beruntung Hanya Kalah Dua Gol di Paris