Penyebab Presiden Federasi Iran Ditolak Masuk ke Kanada

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Jumat, 1 Mei 2026 | 20:13 WIB
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj. (AP Photo)
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj. (AP Photo)

SportlinkNews - Ketegangan diplomatik antara Teheran dan Ottawa memuncak setelah sejumlah pejabat tinggi sepak bola Iran dilarang menginjakkan kaki di tanah Kanada. Rombongan tersebut sedianya dijadwalkan hadir untuk mengikuti agenda penting dalam Kongres FIFA yang diselenggarakan di Vancouver.

Berdasarkan laporan Sky Sports, delegasi Iran diketahui telah menempuh perjalanan udara menuju Toronto sebelum akhirnya tertahan di pintu masuk imigrasi. Petugas keamanan bandara langsung mencegah rombongan tersebut melanjutkan perjalanan menuju lokasi kongres pada Kamis (30/4) waktu setempat.

Kantor Berita Tasnim melaporkan bahwa Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, termasuk dalam daftar pejabat yang dicegah masuk oleh otoritas setempat. Pihak Iran melayangkan protes keras dan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap lembaga militer paling terhormat di negara mereka.

Baca Juga: Persita Curi Poin di Bantul, Carlos Pena Puji Kedisiplinan Pendekar Cisadane

Akar permasalahan ini disinyalir berkaitan erat dengan rekam jejak Mehdi Taj yang tercatat sebagai mantan anggota Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Kanada telah secara resmi memasukkan organisasi militer tersebut ke dalam daftar entitas teroris, sehingga anggotanya secara otomatis dilarang memasuki wilayah mereka.

Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, memberikan klarifikasi terkait polemik penolakan visa yang menimpa pejabat tinggi sepak bola dari negara Timur Tengah tersebut. Ia menegaskan bahwa otoritas keamanan memiliki kewenangan penuh untuk membatalkan izin masuk demi kepentingan nasional yang lebih luas.

"Ini bukan informasi langsung dari saya, tetapi menurut pemahaman saya, izin tersebut telah dicabut. Itu tidak disengaja, tetapi saya serahkan kepada menteri untuk menjelaskannya," kata Anand.

Baca Juga: Meski Menang atas Bhayangkara FC, Bojan Hodak Kritik Performa Persib di Awal Laga

Juru Bicara Menteri Imigrasi, Taous Ait, turut memberikan pernyataan tegas mengenai kebijakan ketat negaranya terhadap individu yang terafiliasi dengan IRGC. Keamanan domestik dan perlindungan terhadap warga negara menjadi alasan utama di balik keputusan diskualifikasi visa tersebut.

"Kami telah mengambil tindakan tegas untuk meminta pertanggungjawaban IRGC dan akan terus melakukannya, sambil melindungi keselamatan warga Kanada dan menjunjung tinggi integritas sistem imigrasi kami," ucap Ait.

Organisasi non-pemerintah Raoul Wallenberg Centre for Human Rights mengungkapkan fakta bahwa Mehdi Taj sebenarnya sempat mengantongi dokumen izin perjalanan. Hal itulah yang mendasari keberanian sang pejabat untuk terbang ke Kanada sebelum akhirnya izin tersebut dicabut secara mendadak saat tiba.

Baca Juga: Debutan GT World Challenge Asia, Sean Gelael Asah Performa Lewat Simulasi dan Pit Stop

"Pemerintah Kanada telah memberikan izin khusus kepada Taj untuk masuk ke Kanada guna menghadiri acara FIFA," terang lembaga hak asasi tersebut.

"Jika tidak, dia tidak akan diizinkan masuk karena afiliasinya dengan IRGC, yang secara resmi diakui Kanada sebagai entitas teroris."

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Sky Sports

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X