SportlinkNews - Erling Haaland bakal memimpin lini serang Norwegia dalam mengarungi ketatnya persaingan di Piala Dunia 2026. Ia pun mengaku sudah sangat tidak sabar untuk segera merumput di panggung pesta sepak bola paling akbar sejagat.
Berdasarkan hasil undian, Norwegia tergabung di Grup I. Skuad Lovene dijadwalkan bersaing sengit memperebutkan tiket lolos ke babak gugur melawan kekuatan raksasa Prancis, Senegal, dan wakil Asia Irak.
Keberhasilan menembus putaran final edisi kali ini menorehkan tinta emas sekaligus sejarah baru bagi perkembangan sepak bola modern di negara kawasan Nordik tersebut. Bagi Norwegia, kelolosan ke turnamen bergengsi di Amerika Utara tersebut merupakan pencapaian perdana setelah terakhir kali merasakannya pada edisi 1998.
Baca Juga: Hull City Melenggang ke Liga Primer Menyusul Coventry City dan Ipswich Town
Catatan sejarah mencatat bahwa Norwegia harus melewati masa-masa paceklik prestasi yang sangat panjang di level internasional. Negara tercatat sempat absen berpartisipasi dalam enam edisi berturut-turut turnamen Piala Dunia sebelum akhirnya generasi Haaland berhasil memutus tren buruk itu.
Haaland menegaskan keberhasilan membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2026 merupakan representasi dari cita-cita masa kecilnya yang menjadi kenyataan. Oleh karena itu, ia sangat menggebu-gebu dan menantikan tiupan peluit pertama pada laga pembuka fase grup.
Langkah awal perjuangan Norwegia akan diuji oleh kekuatan Irak. Duel tersebut dijadwalkan bakal berlangsung di Stadion Gillette, Foxborough, pada 16 Juni mendatang.
Baca Juga: Raymond/Joaquin Batal Tampil, Kekuatan Ganda Putra Indonesia Berkurang di Singapore Open
Usai meladeni perlawanan Irak, Norwegia secara berurutan harus menguras keringat untuk menghadapi tantangan fisik dari Senegal serta ujian taktik kontra Prancis.
"Ini akan terasa seperti sebuah impian yang menjadi kenyataan. Rasanya ini jauh lebih istimewa, saya rasa, karena saya belum pernah mengalaminya," kata Haaland seperti dikabarkan situs resmi FIFA.
"Jadi, ini akan menjadi perasaan dan pengalaman yang menarik karena sekali lagi, saya tidak tahu apa yang akan saya hadapi karena saya belum pernah ke sana. Saya sangat menantikannya-ini akan menjadi hal yang luar biasa," Haaland menambahkan.
Baca Juga: Bologna 3-3 Inter: Juara Scudetto Akhiri Pertandingan dengan Kebangkitan Dramatis
Pernyataan emosional dari Haaland tersebut mencerminkan betapa besarnya arti turnamen ini bagi karier profesional maupun personalnya sebagai pesepak bola. Kerinduan publik sepak bola Norwegia yang telah tertahan selama hampir tiga dekade kini berada di pundak generasi emas mereka.
Sorotan media internasional akan tertuju pada performa Haaland yang berstatus sebagai salah satu penyerang paling mematikan di kompetisi Eropa saat ini. Kehadiran pemain Manchester City tersebut di area kotak penalti lawan diprediksi menjadi faktor pembeda sekaligus senjata utama Norwegia untuk mengejutkan tim-tim raksasa.
Artikel Terkait
Ivana Knoll Saingi Shakira dengan Lagu Piala Dunia, Pengikutnya Terpecah Belah
Hindari Masalah Visa AS, Iran Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Pilih Liburan Bareng Keluarga, Cristian Chivu Enggan Tonton Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: FIFA Setuju Tim nasional Iran Pindah Markas ke Meksiko
Tak Ada Pemain Real Madrid di Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026