SportlinkNews - Tim nasional Belanda bersiap menghadapi ujian besar untuk menghapus stigma negatif dalam sejarah keikutsertaan di Piala Dunia. De Oranje membawa misi besar untuk merebut trofi juara pada edisi sekarang yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Rekam jejak mencatat Belanda telah sukses menembus babak final sebanyak tiga kali, yakni pada edisi 1974, 1978, dan 2010. Namun, kegagalan beruntun di partai puncak tersebut membuat mereka harus puas dengan sematan julukan sebagai juara tanpa mahkota.
Menjelang bergulirnya turnamen yang dijadwalkan pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang, Virgil van Dijk selaku kapten tim menunjukkan asupan motivasi yang sangat tinggi. Bek tengah milik Liverpool tersebut mematok target tinggi dan memercayai kapasitas rekan-rekannya untuk menciptakan momentum kebangkitan.
Baca Juga: Persib Bangga Tiga Pemainnya Masuk Timnas dan Ramaikan Laga Internasional FIFA
"Kami memiliki tim yang sangat solid dan saya sangat percaya pada hal itu. Hanya saja, Anda juga membutuhkan keberuntungan," kata Van Dijk, dikutip dari laman FIFA.
"Anda membutuhkan beberapa pemain untuk memiliki momen-momen istimewa dan tidak mengalami cedera, terutama dengan banyaknya pertandingan yang harus dimainkan saat ini. Semua hal itu penting."
"Tetapi ketika saya melihat tim ini dan apa yang dapat kami capai, saya benar-benar percaya kami dapat melakukan sesuatu yang sangat istimewa."
Baca Juga: Jordi Amat: Persija akan Bangkit Lebih Kuat Musim Depan
Keyakinan Van Dijk didasarkan pada tingkat kerangka tim yang sudah sangat matang dan terbangun sejak lama. Sebanyak 22 dari total 26 pemain yang dipanggil masuk skuad merupakan pilar utama yang sebelumnya memperkuat Belanda di Euro 2024.
Kondisi tersebut diyakini memberikan keuntungan besar dari segi kekompakan dan pemahaman taktik antarpemain di atas lapangan. Pengalaman emosional saat mereka disingkirkan oleh Inggris dengan skor 1-2 di babak semifinal Euro 2024 menjadi pelajaran berharga yang mendewasakan tim.
"Banyak pemain yang bermain di Euro 2024, jadi itu adalah pengalaman yang mereka miliki. Bagi banyak dari mereka, itu adalah turnamen besar pertama mereka. Banyak dari mereka sekarang berada di puncak karier mereka. Sebagian besar dari mereka juga bermain untuk klub-klub besar di level Liga Champions," ujarnya.
Baca Juga: Marcos Santos: Arema Itu Seperti Corinthians atau Palmeiras
"Tetapi bagi saya, intinya selalu bukan tentang memiliki pemain hebat, tetapi tentang siapa yang memiliki tim terbaik. Kami, sebagai tim dan staf, harus menemukan formula terbaik untuk meraih kesuksesan," ia melanjutkan.
Berdasarkan hasil pengundian tim asuhan Ronald Koeman tersebut menempati Grup F. Belanda tergabung bersama perwakilan Asia, Jepang, serta dua kekuatan lain yaitu Swedia dan Tunisia.
Artikel Terkait
Aturan Baru Piala Dunia 2026 Menimbulkan Masalah, Pemain Harus Perhatikan Ini
Grup I Piala Dunia: Norwegia Kembali ke Piala Dunia 2026, Era Haaland–Odegaard Dimulai
Grup E Piala Dunia: Menanti Kebangkitan Jerman yang Tertidur
Grup E Piala Dunia: Curacao Sang Negara Mini Siap Mengguncang
Rodri Tolak Bahas Kontrak di Man City, Pilih Fokus Bela Spanyol