Pelatih asal Belgia ini langsung bekerja membangun ulang skuat setelah negara tersebut gagal lolos ke Piala Afrika 2021 dengan selisih tipis.
Tanpa ragu Broos memberikan debut kepada para pemain muda berbakat seperti Thalente Mbatha, Oswin Appollis dan Evidence Makgopa, yang semuanya memainkan peran besar dalam keberhasilan kualifikasi mereka ke Piala Dunia 2026.
Gaya Broos yang unik dalam melatih tim ini membawa Afrika Selatan ke peringkat ketiga di Piala Afrika 2023.
Baca Juga: Legenda Liverpool Sir Kenny Dalglish Didiagnosis Kanker dan Tengah Menjalani Perawatan
Mereka kini dipandang sebagai salah satu kandidat kuat untuk gelaran Piala Afrika berikutnya pada Desember dan Januari mendatang di Maroko.
Broos yang juga pernah melatih Kamerun menargetkan membawa Afrika Selatan masuk fase knockout Piala Dunia 2026 yang akan menjadi catatan penting sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.
Kekuatan inti Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 masih ditopang beberapa pemain dari Mamelido Sundowns dan beberapa pemain yang berkarier di Eropa.
Baca Juga: Persib Ikuti Kompetisi Domestik dan Internasional, Igor Tolic Siapkan Pemain untuk Musim Tersibuk
Mereka adalah: kiper sekaligus kapten tim Ronwen Williams, bek kanan Khuliso Mudau, dan bek kiri Aubrey Modiba.
Motor lini tengah Teboho Mokoena yang menjadi pemain perekat tim, gelandang Sphephelo "Yaya" Sithole yang bermain di Portugal, serta gelandang serang Themba Zwane.
Untuk ujung tombak ada Lyle Foster yang bermain di Burnley, lalu ada winger serang Oswin Appollis, dan striker Iqraam Rayners yang kerap menjadi pemecah kebuntuan di kompetisi domestik maupun internasional.
Baca Juga: Bidik Kuatrik Juara PON, Jawa Barat Perkuat Pembinaan Atlet Muda
Gaya Permainan
Pelatih Hugo Broos mengandalkan formasi 4-2-3-1 pada skuat asuhannya. Pola ini menjadi fondasi utama yang membawa Bafana Bafana bangkit di kancah internasional hingga berhasil mengamankan tiket Piala Dunia 2026.
Namun Broos juga terkadang memainkan formasi 3-4-2-1 untuk mempertebal pertahanan melawan tim-tim agresif, meskipun skema ini kadang membatasi kreativitas serangan alami mereka.
Artikel Terkait
Penyerang Mamelodi Sundowns Lucas Ribeiro Menangkan Voting Gol Terbaik Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Timnas U-17 Indonesia Uji Kekuatan Lawan Afrika Selatan dan Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025
Sejarah Piala Dunia 1986: Rahasia di Balik 'Tangan Tuhan' dan 'Gol Abad Ini' Diego Maradona
Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia: Messi Paling Moncer, Ronaldo Jauh di Belakang